Datangi RAAL Griya Asih, Ketua Dewan Tak Kuasa Bendung Air Mata

Didik Gatot Subroto saat menyapa para lansia di RAAL Griya Asih (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto tak kuasa membendung air mata kala berada di rumah asuh anak dan lansia (RAAL) Griya Asih di Desa Ngamarto, Kecamatan Lawang, Minggu (5/4/2020).

Hari ini, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP ini memang sengaja datang ke RAAL Griya Asih untuk memberikan bantuan berupa 1/2 ton beras dan beberapa dus mie instan. Pemberian bantuan ini sendiri memang digagas Dewan Pimpinan Cabang PDIP Kabupaten Malang untuk meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Coronavirus disease 2019 atau Covid-19.

Saat diberikan kesempatan untuk memberikan sambutan sebelum menyerahkan bantuan tersebut, Didik terlihat terisak-isak ketika mengutarakan kata-kata.

Rupanya, Didik tak kuasa membendung air mata lantaran merasa iba, di saat banyak orang hidup berkecukupan, ternyata tidak sedikit pula masyarakat yang hidup seadanya bahkan kekurangan.

“Di saat kami bisa makan, saudara-saudara kami ternyata ada yang harus kami perhatikan, ini termasuk menjadi kewajiban saya. Hati kami sebenarnya ingin memberikan lebih dari ini. Semoga bantuan yang sedikit ini bisa membantu, semoga bisa membantu paling tidak untuk satu bulan ini,” kata Didik, dalam sambutannya di depan para pengurus, lansia dan anak-anak RAAL Griya Asih.

Didik Gatot Subroto saat memberikan bantuan secara simbolis kepada Kepala RAAL Griya Asih (Dhimas)

Pria yang juga Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang ini juga tidak menampik bahwa pandemi Covid-19 membawa dampak yang luar biasa. Terutama dalam sektor ekonomi.

“Dengan situasi kondisi Indonesia yang secara keseluruhan, tidak terkecuali di Kabupaten Malang, keberadaan Covid-19 ini sangat menggangu aktifitas, terutama ekonomi. Secara keseluruhan memang membawa dampak luar biasa dalam keseharian kita. Akhirnya, kami bersama-sama pengurus partai ingin berbuat, kami tidak bisa memberikan yang cukup, tapi semoga ini bisa bermanfaat,” tutur Didik.

Terpisah, Bendahara RAAL Griya Asih, Suprawoto menyampaikan bahwa apa yang dilakukan Didik beserta partainya sangat membantu meringankan beban masyarakat.

“Tiga bulan ini yang penting bisa makan, bayar listrik, bayar air. Ternyata Tuhan mengutus orang-orang ini, termasuk pak Didik, Tuhan menunjukkan bahwa masih ada orang baik. Puji Tuhan ini ada tambahan beras, kami jadi tidak khawatir lagi tidak makan. Kami sangat berterimakasih,” ucap Suprawoto.

Didik Gatot Subroto terlihat menikmati pertunjukan musik dari anak-anak di RAAL Griya Asih (Dhimas)

Suprawoto pun menyebutkan, di RAAL Griya Asih terdapat 20 orang lansia dan 13 anak-anak. RAAL Griya Asih ini sendiri dikhususkan untuk perempuan saja.

“Disini panti jompo dan panti asuhan, khusus perempuan. Kalau lansia itu usianya paling muda 68 tahun, paling tua 102 tahun. Ada yang masih punya anak-menantu, ada yang sebatang kara. Kalau anak-anak dari usia 7 tahun, sampai yang paling besar sudah kuliah. Mereka juga ada yang punya orang tua, ada yang single parents, ada yang tidak punya orang tua,” Suprawoto mengakhiri. (mid/yog)