Ada Larangan Mudik, PO Bagong Patuhi Anjuran Pemerintah

Armada bis Bagong yang ada di garasi Jalan Jenderal Sudirman Kepanjen (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Perusahaan Otobus Bagong memilih mematuhi ajuran pemerintah terkait aturan pelarangan mudik lebaran 2021.

Bos PO Bagong, Hari Susilo mengakui aturan tersebut nantinya pasti berimbas pada penurunan jumlah penumpang. Namun, Hari tidak mempersalahkan hal tersebut mengingat aturan ini demi kepentingan kesehatan masyarakat.

“Karena ini kan dilakukan pemerintah dengan pertimbangan kesehatan warga negaranya. Ya kami harus patuh. Kalau bicara dari aspek pendapatan, sudah tentu menurun. Tapi kami anggap hal ini sebagai resiko bagi pelaku industri jasa transportasi,” kata Hari Susilo, Senin (5/3/2021).

Meskipun ada peraturan larang mudik dari pemerintah, Hari menambahkan, tidak ada pengurangan armada untuk operasional pada lebaran nanti.

“Kalau armada sepertinya tidak akan dikurangi. Tapi nanti ya tetap harus menerapkan protokol kesehatan. Seperti masker dan jaga jarak,” tuturnya.

Lebih jauh, Hari menegaskan, pandemi yang berlangsung sejak setahun terakhir memang memberatkan. Tetapi, PO Bagong berkomitmen tidak akan mengurangi jumlah karyawan.

“Kalau untuk gaji sopir dan karyawan ya diupayakan tetap. Karena kami punya bidang usaha lain, jadi sebisa mungkin untuk saling menutupi kekurangan,” Hari mengakhiri. (mid/red)