Zona Merah, Opsgab di Kota Malang Ciduk 3 Warga Reaktif

Foto: Rapid test saat operasi gabungan. (ist)

BACAMALANG.COM – Kota Malang kini kembali menjadi zona merah, hal ini setelah ditemukannya tiga orang yang dinyatakan reaktif Covid-19. Dalam dua hari saja angka penyebaran Covid-19 bertambah menjadi 31 kasus, Minggu (5/7/2020).

Walikota Malang Sutiaji mengaku prihatin dengan adanya peningkatan angka tersebut.

“Ini tidak boleh dilihat sebagai hal biasa, atau sesuatu yang normal. Kalau itu yang muncul dibenak warga kota, maka tinggal tunggu waktu satu persatu akan bertumbangan,” kata Sutiaji.

Up date data covid 19 kota Malang pada 4 Juli bertambah 14 kasus sehingga total kasus Covid-19 kota Malang sebanyak 248 kasus dengan rincian 21 orang meninggal akibat virus yang pertama kali muncul dari kota Wuhan itu. Sebanyak 65 pasien dinyatakan sembuh dan 162 pasien dirawat.

Dari 14 kasus penambahan angka itu tersebar pada lima wilayah kecamatan di kota Malang yakni dua orang warga Klojen, empat warga Sukun, tiga orang warga Blimbing, satu warga Lowokwaru, dan empat orang warga Kedungkandang.

Sementara itu, pada hari ke 2 Operasi Gabungan (Opsgab) pasca ditetapkannya kota Malang kembali zona merah oleh Pemprov Jatim, dengan target operasi tempat tongkrongan, Satgas Covid-19 kembali menemukan warga yang ke dapatan reaktif.

Pada saat Opsgab yang menyasar warung kopi di kawasan jalan Terusan Candi Mendut pada 4 Juli 2020 kemarin, didapati 91 orang yang dilakukan rapid test. Dari sejumlah orang itu kedapatan dua orang reaktif yang salah satunya berprofesi sebagai jukir. Sehingga pemerintah kota Malang mengambil tindakan tegas dengan menutup tempat itu selama lima hari kedepan.

“Kedua duanya kita bawa dan kita amankan di rumah isolasi, tentu sampai keluar hasil swab. Sementara sampai hari ini sudah 3 orang yang kita masukkan,” katanya.

Hadir dalam giat Opsgab itu yakni Sekretaris Daerah kota Malang, Drs. Wasto, Kapolresta Kota Malang Kombes Leonardus Simarmata, serta dan Dandim 0833 Kota Malang, Letkol (Inf) Tommy Anderson. Selain itu juga turut serta dalam Opsgab itu Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 kota Malang. (Lis/Red)