Perang Bendera Aremania Sambut Hari Jadi ke-33

bendera arema memenuhi ruas jalan (zuk)

BACAMALANG.COM – ‘Perang Bendera’ dimulai! Jelang hari jadi ke-33 klub kebanggaannya, Aremania menunjukkan tajinya sebagai suporter kreatif tanah air dengan mulai membirukan Bhumi Arema, Selasa (4/8)

Berbagai atribut Singo Edan termasuk bendera-bendera suporter tampak mewarnai sudut Malang Raya. Bahkan beberapa bendera suporter Aremania sudah membentang di jembatan kaca yang menjadi penghubung antara Kampung Warna-warni Jodipan dengan Kampung Tridi yang melintasi aliran Sungai Brantas.

Seruan ini memang sudah dikobarkan oleh para tokoh Aremania serta disampaikan ke suporter grassroot, korwil, komunitas dan elemen masyarakat. Salah satunya oleh frontman d’Kross-Aremania, Sam Ade Herawanto.

“Kreativitas ini sebagai wujud merayakan HUT ke-33 Arema secara masif, namun senyap,” ucap Sam Ade d’Kross, sapaan akrabnya.

Dia mengaku hal ini merupakan salah satu bentuk perayaan yang dilakukan sehingga tidak mengurangi euforia ultah Singo Edan, meski digelar dengan tanpa konvoi di jalanan.

bendera arema memenuhi ruas jalan (zuk)

Tokoh Aremania yang juga dikenal sebagai musisi itu menambahkan, bahwa ini merupakan bentuk edukasi kepada Aremania supaya perayaan ultah klub tetap bisa digelar dengan mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi covid-19.

Sebagai gantinya, diagendakan berbagai supporting event seperti bakti sosial hingga konser virtual yang disiarkan live streaming.

bendera arema memenuhi ruas jalan (ist)

“Sehingga rangkaian acara perayaan nanti selaras dengan jargon yang kita usung bersama, yakni ‘Jangan Kemana-mana, tapi Ada Dimana-mana,” katanya.

Sam Ade menambahkan, selain berupa atribut suporter bendera, bisa berupa syal, umbul-umbul, dekorasi gapura, patung berbentuk Singo Edan hingga memakai jersey klub.

Sebelumnya, manajemen Arema FC juga telah menghimbau agar Aremania dan warga Malang Raya merayakan ultah Singo Edan dengan mengibarkan bendera Merah Putih bersanding dengan bendera Arema dan Aremania, untuk mengisi bulan Kemerdekaan RI yang bersamaan bulan lahirnya tim pujaan Arek-arek Malang. (Lis/red)