Pendopo Kembang Kopi Fasilitasi Akses WiFi dan Bangkitkan Spirit Literasi Anak

Foto: Kegiatan edukasi di Pendopo Kembang Kopi. (ist)

BACAMALANG.COM – Dibalik fase pandemi yang tak kunjung berakhir, muncul banyak cerita kiprah positif dari sekelompok masyarakat yang berkontribusi memajukan pendidikan anak negeri.

Salah satu yang patut mendapat apresiasi adalah kiprah pengelola Pendopo Kembang Kopi Wagir Kabupaten Malang yang berpartisipasi memberikan akses WiFi gratis kepada anak sekolah dari kampung setempat.

“Saya bersyukur bisa ikut berpartisipasi di tengah sulitnya warga Malang akan akses internet. Kami menyediakan gratis di Pendopo Kembang Kopi ini,” tegas Owner Pendopo Kembang Kopi Pietra Widiadi, Sabtu (5/9/2020).

Saat berkunjung ke pendopo Kembang Kopi di Kecamatan Wagir Kabupaten Malang ini, tampak sejumlah (10) anak usia sekolah SD memenuhi salah satu ruangan utama di pendopo berhawa sejuk dan berpemandangan asri ini.

Agus Sugiarto salah seorang pengelola Pendopo Kembang Kopi menuturkan cukup banyak anak sekolah berkunjung untuk mengakses internet gratis lewat WiFi yang telah dipasang.

“Alhamdulillah banyak anak sekolah memanfaatkan WiFi di pendopo ini. Jumlahnya kurang lebih 8 – 10 anak setiap hari,” tutur Agus.

Agus menjelaskan ada perkembangan baik yakni tren peningkatan jumlah anak sekolah menggunakan WiFi di pendopo tersebut.

“Tren kecenderungannya meningkat, awalnya hanya anak dari Dusun Ngemplak. Sekarang anak dari Dusun Glagah Ombo pun turut memanfaatkan wifi di pendopo,” papar Agus.

Agus menguraikan, dalam pemanfaatan akses WiFi ini pihaknya melibatkan salah satu program officer yang selama ini mendampingi komunitas sekitar pendopo yakni Anggi untuk mendampingi anak-anak tersebut.

“Kami dari pendopo ikut mendampingi anak tersebut untuk mengarahkan ketika selesai wifian untuk membaca buku yang ada di koleksi perpustakaan Kami. Pendampingnya adalah mbak Anggi,” urai Agus.

Agus mengungkapkan, ragam aktivitas bocah-bocah tersebut adalah mengerjakan tugas sekolah, belajar daring dan sisanya memanfaatkan wifi untuk game.

“Maka dari itu Kami mendampingi dan mengarahkan penggunaan internet yang bijak. Bahkan ada satu kelompok anak rutin datang untuk baca-baca buku di perpustakaan kecil Kami,” jelas Agus.

Terkait masih banyaknya masyarakat yang belum bisa mengakses internet, Agus memberikan himbauan dan harapan.

” Mengingat masyarakat masih banyak yang belum bisa mengakses internet ( WiFi ) maka Kami menghimbau untuk memanfaatkan wifi secara gratis jika memang untuk belajar daring. Bahkan gratis minuman yang ada di warung pendopo, jika anak-anak setelah membaca buku dan berani bercerita apa yang telah dipelajari dari buku yang sudah di bacanya,” pungkas Agus. (*/had)