Ademnya Kampung Dinoyo X, Zero Covid dan Hijau Asri

Foto: Kampung Tangguh Dinoyo X. (ist)

BACAMALANG.COM – Julukan “kampung sakti” yang adem, layak disematkan kepada kampung Dinoyo X RT 04, 05, dan RT 06, yang terkenal dengan sebutan DX Patmanam di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.

Betapa tidak, berkat sikap kekompakan, kepedulian dan kegotongroyongan warga, hingga bisa menciptakan kampung tangguh yang zero Covid dan asri-hijau.

“Kami selalu berdoa agar dijauhkan dari Covid dan Alhamdulillah hingga sekarang tidak ada satupun warga yang sakit kena Covid. Saya berterima kasih semua warga guyub rukun,” tandas Ketua Kampung Tangguh DX PATMANAM, Agung Kurniawan, Senin (5/10/2020).

Pria yang juga Ketua Satgas Covid-19 Dinoyo DX ini mengungkapkan, alasan membentuk KT pada dasarnya berawal dari SATGAS DX peduli Covid 19 yang dibentuk untuk memutus tali rantai penyebaran Covid 19 dan membentuk kesadaran warga untuk berperan aktif dalam pemutusan penyebaran Covid-19.

Agung menuturkan, dibentuknya sejak pertengahan Maret 2020 dan kegiatan awal berupa penyemprotan desinfektan di kampung pada tanggal 25 Maret 2020.

“Alhamdulillah masih rutin dilakukan penyemprotan setiap hari Minggu sampai sekarang. Kampung tangguh ini dideklarasikan oleh Kapolres dan Dandim pada tanggal 25 Juni 2020 lalu,” papar Agung.

Guna melengkapi kebersamaan, dan menggerakkan warga, Agung membentuk panitia di RT 4,5,6 RW 5 Dinoyo dan juga melakukan edukasi serta sosialisasi ke warga.

Untuk melengkapi organisasi, dibentuk koordinator. Beberapa koordinator tersebut antara lain A. Koordinator Humas. B. Koordinator penyemprotan, C. Koordinator kemanan, D. Koordinator kemandirian pangan, dan E. Koordinator kesehatan.

Halau Covid dan Kemandirian Pangan

Agung mengatakan, adanya kampung tangguh mempunyai beberapa manfaat. Yakni untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan memutus mata rantai penyebarannya.

Selain itu, mencoba untuk membentuk kemandirian pangan dengan melakukan kegiatan “Ayo Tandur” kepada warga.

“Kami kompak menghalau Covid. Selain itu berkat konsep urban farming, Kami bisa menciptakan kampung yang hijau asri,” jelas Agung.

Zero Covid

Agung mengungkapkan, gambaran covid di DX PATMANAM sampai sekarang belum ada data warga yang terinfeksi.

“Alhamdulillah sampai sekarang belum ada data warga yang terinfeksi dan InsyaAllah harapan Kita semoga tidak ada warga yang terinfeksi Covid 19 selamanya,” tukas Agung.

Kegiatan Swadaya

Agung menjelaskan kegiatan aksi sosial yang dilakukan selama pandemi adalah swadaya masyarakat.

“Alhamdulillah sampai detik ini kegiatan di KT DX PATMANAM dilakukan dari swadaya warga gang 10. Ada juga kegiatan pembagian sembako yang sudah Kita lakukan sebanyak 7 kali ke warga terdampak dengan penggalian dana donasi baik dari warga luar Dinoyo dan warga sekitar serta ada juga bantuan dari Polres dan Koramil, dan juga dari penggalangan barang bekas dari warga,” papar Agung.

Hijau Asri

Agung mengatakan, pihaknya juga berupaya menghias kampung dengan aneka tanaman agar hijau dan asri.

Agung menceritakan, konsep tanaman ada beberapa macam. Yaitu, penanaman sayur di bantaran sungai, penanaman vertikultur sayuran di gang dan penanaman bunga dan sayur gantung.

“Alhamdulillah semua ide berasal dari warga yang diharapkan dapat membantu kemandirian pangan warga sekitar. Selain itu juga akan terbentuk keindahan dan keasrian di sekitar kampung,” ujar Agung.

Kesadaran Meningkat

Agung berharap penyebaran wabah Covid 19 dapat terputus mata rantainya, serta warga meningkat kesadarannya bisa menerapkan gaya hidup yang sehat saat New Normal.

“Semoga penyebaran wabah Covid 19 dapat terputus mata rantainya. Juga muncul kesadaran warga untuk berpartisipasi mencegah bahaya Covid 19. Juga meningkatkan kesadaran warga untuk menanam bunga dan sayuran dengan konsep urban farming untuk memanfaatkan lahan terbatas di sekitar,” tutup Agung Kurniawan. (had)