Proker Sosialisasi Kunker, Antarkan Mahasiswa UMM Gaet Juara 1 Duta Mahasiswa

Foto: Awarding Day. (ist)

BACAMALANG.COM – Lewat program kerja (proker) Sosialisasi Kunjungan Kerja (Kunker) mampu mengantarkan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Ana Fauzia, mendapat Juara 1 Duta Mahasiswa Nasional.

“Sosialisasi kunjungan kerja ini semacam Kita berkunjung ke suatu instansi lalu mendengarkan arahan dan pengetahuan disana. Mentornya itu rencana program kerja yang saya buat diambil dari praktisi hukum,” kata cewek yang juga mahasiswa angkatan 2018 tersebut.

Ajang Prestisius

Seperti diketahui, Ana Fauzia, mahasiswa Fakultas Hukum UMM berhasil mengalahkan delegasi dari Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta lainnya se-Indonesia di ajang Pemilihan Duta Mahasiswa Berprestasi Nasional.

Pemilihan Duta Mahasiswa Berprestasi Nasional merupakan ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh The Platinum Skills Indonesia dan diikuti oleh 107 universitas se-Indonesia.

Agenda final dan awarding Pemilihan Duta Mahasiswa Berprestasi Nasional digelar di Ayola Tasneem Conventional Hotel, Yogyakarta (29-31 Oktober 2020) lalu.

Peserta yang diundang hanyalah finalis yang mewakili provinsi masing-masing. Ana berhasil mewakili Provinsi Jawa Timur setelah sebelumnya mengikuti seleksi di tingkat wilayah dan melalui beberapa tahap lomba.

Di babak final, Ana berhasil mengalahkan delegasi top 3 dari Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebelumnya, saat di tahap semifinal, seluruh peserta diminta untuk menawarkan program kerja yang nantinya akan dijalankan saat terpilih sebagai duta mahasiswa berprestasi.

Langganan Prestasi

Selama menempuh studi Kampus Putih UMM, Ana telah banyak menjuarai kompetisi. Utamanya kompetisi debat nasional. Misalnya saja Ana pernah Juara 1 Debat Ekonomi Nasional Manufair yang diadakan oleh Universitas Jember Tahun 2019, Participant of Fully Funded Program oleh Studec Malaysia-Singapore 2020, Best Honorable Mentions Delegate Bali International Model United Nations 2020 oleh Little Circle Foundations, serta beragam lomba lainnya di tingkat nasional.

“Alhamdulillah, bersyukur banget. Wawasan selama kuliah dan berorganisasi di kampus turut membantu saya dalam menjawab pertanyaan para dewan juri. Alhamdulillah, dapat juara 1,” ungkap mahasiswa asal Pasuruan Jawa Timur ini.

Pasca menang, Ana memiliki kewajiban untuk menjalankan program yang diusulkannya di ajang yang diselenggarakan lembaga kursus dan pelatihan di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia ini. (*/had)