Dinilai Teraktif, PT BPF Meraih Penghargaan

Foto: Pimpinan Cabang BPF Malang, Andri Phung. (yog)

BACAMALANG.COM – Dinilai sebagai perusahaan pialang gabungan teraktif dan perusahaan pialang teraktif untuk transaksi bilateral pada bulan Desember, PT Bestprofit Futures (BPF) mendapat penghargaan dari PT Bursa Berjangka Jakarta (Jakarta Futures Exchange) dan PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero).

“Pencapaian ini merupakan buah apresiasi dari nasabah. Dengan menjadi pialang teraktif nomor satu menunjukkan kualitas layanan Perseroan sebagai perusahaan pialang berjangka yang dipercaya oleh banyak nasabah untuk melakukan transaksi berjangka,” tandas Direktur Utama PT Best Profit Futures, Khusyen Azhari.

Seperti diketahui, menutup akhir tahun 2020, PT Bestprofit Futures menerima kado istimewa dengan meraih peringkat pertama untuk dua kategori sekaligus yaitu sebagai perusahaan pialang gabungan teraktif dan perusahaan pialang teraktif untuk transaksi bilateral pada bulan Desember.

Pemeringkatan ini merupakan laporan yang dirilis oleh PT Bursa Berjangka Jakarta dan PT Kliring Berjangka Indonesia setiap bulan untuk 10 perusahaan pialang berjangka dan pedagang teraktif yang menjadi anggota dua institusi ini.

“Dengan menduduki peringkat pertama sekarang, semakin memacu BPF untuk berkomitmen memberi layanan yang semakin prima kepada nasabah,” tandas Kusyen.

Pengalaman Bertransaksi

Sementara itu, Pimpinan Cabang PT Bestprofit Futures Branch Malang, Andri mengatakan, filosofi bisnis BPF sejak awal adalah menghadirkan pengalaman bertransaksi yang aman dan nyaman kepada nasabah. Pondasi yang ditanamkan melalui brand values yaitu fairness, commitment, communicative, caring.

“Seluruh nilai-nilai tersebut dijalankan bersama oleh seluruh tim. Karena itu atas nama manajemen Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh individu di BPF yang berhasil meningkatkan kinerja dengan lebih baik,” tandas Andri.

Di tahun 2021, PT Bestprofit Futures optimistis untuk mempertahankan posisi sebagai pialang teraktif di posisi pertama dengan target volume transaksi tumbuh 25% atau menjadi 2 juta lot sampai akhir tahun.

Edukasi dan Sosialisasi

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Bursa Berjangka Jakarta, Stephanus Paulus Lumintang mengatakan, dengan pencapaian BPF pada tahun 2020 yang sangat baik, diharapkan tetap mengedepankan edukasi dan sosialisasi kepada para nasabah dan calon nasabah, sekaligus meningkatkan kualitas dalam pelayanan dan teknologi, agar dapat menciptakan iklim investasi yang aman dan nyaman dalam bertransaksi yang fair dan transparan

Sementara itu, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), Fajar Wibhiyadi mengatakan, capaian BPF adalah wujud trust masyarakat.

“Apa yang dicapai oleh BPF tentunya merupakan bentuk kepercayaan dari masyarakat terhadap investasi di perdagangan berjangka komoditi. Harapan kami, ke depan BPF dapat terus melakukan edukasi kepada masyarakat secara berkelanjutan terkait investasi di Perdagangan Berjangka Komoditi. Untuk itu, KBI sebagai SRO akan turut mendorong serta berperan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat memahami secara baik dan benar terkait instrumen investasi ini,” tukasnya.

Awal yang Baik

Masih di kesempatan yang sama, Pimpinan Cabang BPF Malang Andri mengatakan bahwa prestasi ini menjadi awal yang baik untuk memulai langkah di tahun 2021. Tantangan selanjutnya adalah mempertahankan posisi dengan performa layanan yang lebih prima kepada nasabah.

BPF Branch Malang telah memulainya dengan rutin melakukan kunjungan ke nasabah dan memberikan edukasi melalui webinar yang mengulas lebih banyak pengetahuan tentang produk dan aspek teknikal.

Selain itu edukasi juga digiatkan ke komunitas pendidikan dengan membuka beberapa program kerjasama Futures Trading Learning Center dengan STIE Malangkucecwara dan Universitas Brawijaya.

“Di tahun 2021, Kami optimis untuk meraih pertumbuhan volume transaksi sebesar 25% atau menjadi 128.000 lot, sementara untuk nasabah baru ditargetkan sebanyak 300 nasabah hingga akhir 2021,” pungkas Andri. (*/had)