Pasarkan Produk Daur Ulang Sampah di Mall, DLH Pemkot Batu Diapresiasi Pengunjung Batos

Kepala DLH Pemerintah Kota Batu Aries Setiawan, S.STP, saat tengah memberikan sambutan pada kegiatan acara Batu Recycling Exhibition di Lippo Plaza Batu. (Eko)

BACAMALANG.COM – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2021, Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar Batu Recycling Exhibition di Lippo Plaza Batu, Jalan Diponegoro, No.1, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, pada Selasa (6/4/2021) siang.

Kegiatan acara tersebut, dibuka oleh Wali Kota Batu Dra. Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si, yang dimulai hari ini Selasa (6/4/3021) hingga pada Minggu (11/4/2021) mendatang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkot Batu Aries Setiawan, S.STP menjelaskan, bahwa pameran ini merupakan upaya dari Pemerintah Kota Batu untuk mengkampanyekan pengelolaan sampah melalui daur ulang.

“Ya, salah satunya dengan menjadikan produk-produk yang memiliki nilai tambah yang ekonomis dan layak untuk dipasarkan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan upaya pengurangan sampah yang telah dilakukan oleh masyarakat melalui kegiatan Recycle atau daur ulang, dapat terfasilitasi dan terus berkembang, serta mampu meningkatkan pendapatan bagi masyarakat Kota Batu,” terang Aries sapaan akrabnya, saat diwawancarai awak media usai kegiatan.

Mantan Camat Batu ini menambahkan, salah satu upaya untuk memperkuat partisipasi publik, utamanya untuk menjadikan sampah sebagai bahan baku ekonomi, melalui gerakan memilah-milah sampah dan mendaur ulang untuk dijadikan sesuatu yang bernilai ekonomis dan layak jual.

“Kita harus berani. Jadi, kita berikan tantangan kepada pelaku-pelaku usaha daur ulang sampah dengan cara menantang mereka, agar sampah lebih berkualitas. Setelah didaur ulang, kita masukkan mall dan sampai akhirnya, mereka punya mindset sebagai penjual,” imbuhnya.

Ditegaskan Aries, bukan hanya sekadar pameran sampah daur ulang saja yang dipamerkan, tetapi juga memasarkan hasil sampah daur ulang tersebut kepada para wisatawan maupun pengunjung mall.

“Kenapa kita pasarkan di mall? Karena hasil dari olahan sampah yang didaur ulang itu lebih bermanfaat bagi kehidupan kita. Artinya, dapat dijadikan hiasan maupun kebutuhan kehidupan sehari-hari. Selain itu, juga bernilai seni tinggi yang tentunya lebih berkelas ketika kita pasarkan di mall,” ujar dia.

Pemerintah Kota Batu, masih kata Aries, melalui Dinas Lingkungan Hidup berkeinginan mensejahterakan masyarakat Kota Batu, salah satunya dengan mendaur ulang sampah yang memiliki nilai ekonomis, yang bisa dipasarkan dan menghasilkan sesuatu bagi masyarakat.

“Dalam hal ini kami memang berupaya mensejahterakan masyarakat Kota Batu, utamanya bagi para pelaku usaha daur ulang sampah. Selain untuk membantu memperkenalkan, kami sekaligus juga memasarkan produk-produk mereka. Ya, meskipun bukan dari sisi pariwisata, atau pertanian, namun dari sisi usaha perdagangan kita punya kontribusi untuk meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Kota Batu dengan mendaur ulang sampah,” tukasnya.

Ditempat yang sama, Wali Kota Batu Dra. Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si memberikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan Batu Recycling Exhibition tersebut.

“Saya melihat disini ada karya seni hebat yang dibuat dari botol bekas, ini sangat positif dan baik. Ketika kita bisa mengelola sampah dengan baik, itu bisa menjadi sesuatu yang berbeda dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Budhe sapaan akrabnya.

Politisi PDIP ini juga berharap, masyarakat Kota Batu dapat memilah-milah sampah sekaligus berpesan, agar supaya selalu menjaga lingkungan hidup dengan tidak membuang sampah dengan sembarangan.

“Harapan kami kepada masyarakat Kota Batu, untuk tidak membuang sampah sembarangan. Karena, sampah-sampah itu jika dikelola dengan baik dapat dimanfaatkan, sekaligus bisa dipasarkan dan bernilai ekonomis bagi kita semua,” pungkas dia.

Sementara itu, Ramadhani Ariyanti (32) salah seorang pengunjung Batos mengaku sangat mengapresiasi atas langkah dari Dinas Lingkungan Hidup, Pemkot Batu dalam memamerkan dan memasarkan sampah daur ulang di mall.

“Terus terang saya mengapresiasi DLH Pemkot Batu, karena baru pertama kali ini saya tahu kalau ternyata sampah yang dibung bisa dibuat untuk kerajinan seperti tas yang bernilai ekonomis. Tadi kebetulan setelah melihat-lihat bersama suami, saya tertarik dan memutuskan untuk membeli. Selain harganya murah, kualitasnya juga bagus, bahkan kalau dipakai terlihat fashionable dan bernilai seni,” ungkap ibu dua anak asal Kota Jakarta ini, yang mengaku setiap akhir pekan liburan ke Kota Batu.

Sekadar diketahui, usai kegiatan, Wali Kota Batu beserta Wakil Wali Kota Batu menyempatkan diri untuk melihat berbagai hasil produk-produk dari daur ulang sampah, mulai dari tas belanja, bunga hias, dompet hingga vas bunga.

Dan rencananya, pameran yang berlangsung selama enam hari ini juga bakal diisi dengan berbagai talkshow yang membahas berbagai topik, yakni tentang lingkungan, pengolahan sampah dan UMKM. (Eko)