Pemilihan Sekjen ISMAFARSI Periode 2020-2022

Foto : Damas Raja. (ist)

BACAMALANG.COM – Selama ini keberadaan ISMAFARSI (Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia) telah memberikan banyak kontribusi positif meningkatkan derajat kesehatan bangsa Indonesia.

Menariknya, salah satu mahasiswa
jurusan farmasi angkatan 2018 UIN Malang Damas Raja Alvinnu Fajri, terpilih sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2022 dalam Sidang Musyawarah Nasional (MUNAS) ISMAFARSI XVIII yang dilantik secara virtual beberapa waktu lalu melalui aplikasi Zoom.

“ISMAFARSI turut serta berperan untuk bangsa dan negara dengan mendukung pemerintah dalam pengembangan dan pengadaan vaksin dan obat anti COVID-19 yang berorientasi kepada keamanan, kualitas dan khasiat,” tegas Damas Raja, Selasa (6/10/2020).

Terdiri 93 Lembaga

Damas menjelaskan ISMAFARSI adalah organisasi berbentuk konfederasi yang beranggotakan 93 Lembaga Eksekutif Mahasiswa Farmasi di seluruh Indonesia.

Organisasi ini didirikan pada 22 Desember 1955 dengan nama MAFARSI di Kaliurang dan berubah menjadi ISMAFARSI pada 16-19 Oktober 1981 di Bukit Tinggi.

“Organisasi ini bertujuan mewujudkan lembaga eksekutif mahasiswa secara khususnya dan mahasiswa farmasi pada umumnya yang bertanggung jawab, sadar serta mampu dalam menjunjung tinggi norma dan etika profesi farmasi,” tegas Damas Raja.

ISMAFARSI merupakan satu-satunya ikatan organisasi mahasiswa farmasi sejenis bersifat intrakampus yang diakui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan No: 974/D5.2/T/2007 dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) No: 038/SKET/PP.IAI/XI/2013.

Semua kegiatan bertanggungjawab kepada setiap perguruan tinggi farmasi tempat aktifitas itu bernaung. Visi yang dibawa Damas Raja adalah Menciptakan Reformasi tanpa Delusi dari ISMAFARSI yang Berintegrasi.

Persiapan Generasi Emas

Sekjend ISMAFARSI 2020-2022 yang mendapatkan beasiswa prestasi program sarjana farmasi di UIN Malang ini ingin mengedepankan kekuatan persatuan Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia untuk memperjuangkan perubahan yang baik bagi dunia kefarmasian.

“Dua puluh lima tahun lagi kader-kader ISMAFARSI harus bersiap untuk menyambut generasi emas Indonesia 2045 dan berpotensi menduduki berbagai jabatan penting di tahun tersebut,” papar Damas Raja mengakhiri. (*/had)