Kisah Sukses Ima Susanti Geluti Bisnis Label Musik

Foto: Ima Susanti, bersyukur SBR Pro makin diakui. (ist)

BACAMALANG.COM – Kesuksesan tidak bisa dibangun dalam sekejap mata, namun butuh perjuangan hingga bertahun-tahun.

Setidaknya itulah gambaran sekilas kisah perempuan Gunung Kidul, Ima Susanti sukses bergelut dalam bisnis Label Music Susi Butik Record Production (SBR PRO).

“Saya menggeluti usaha label music berawal dari hobi musik. Karena saya dulu juga seorang penari dan seorang penyanyi,” tandas Ima Susanti memulai cerita.

Membantu Sesama

Ima adalah penyanyi Dangdut, juga Campursari, organ tunggal, penyanyi wayang kulit, dan Wayang Golek.

“Terus kebetulan Kami ketemu dengan pencipta lagu dan penyanyi-penyanyi pendatang baru,” tutur Ima.

Ima mengungkapkan, dirinya bertemu dengan banyak pencipta lagu yang masih dipandang sebelah mata karena karya-karya lagu mereka banyak ditolak oleh label musik.

“Maka dengan niat tulus Saya mendirikan SBR-PRO ingin membantu menaungi dan ingin menjadi wadah seniman pencipta lagu dan penyanyi yang masih baru. SBR-PRO juga ingin mencari talent bibit penyanyi dan kebanyakan SBR-PRO dalam berkarya dan memproduksi lagu video klip baru semua. Asli 100% produksi SBR-PRO. Tidak ada cover atau mereupload konten video produksi orang lain,” jelas Ima.

SBR PRO adalah Label Music berasal dari Gunung Kidul Yogjakarta. SBR pro berdiri sejak tahun 2015. SBR-PRO ( Susi Butik Record Production) beralamatkan di Siyono Wetan RT. 65/RW 10 Logandeng Playden Gunungkidul. SBR Pro mempunyai tim sendiri dalam pembuatan klip musik sang talenta.

Pendapatan dan Persaingan

Ima mengungkapkan, dulu pendapatan terbanyak dari penjualan kaset VCD original. Tapi sekarang era berubah menjadi era digital.

“Ya otomatis pendapatan dari Youtube. Alhamdulillah subscriber Chanel Youtube SBR-PRO mulai banyak juga,” papar Ima.

Ima menjelaskan, di dalam bisnis apapun pasti ada persaingan. “Dan tidak mudah saya mendirikan label music SBR-PRO. Karena perjalanan terasa sangat panjang. Lika- liku, jatuh bangun pernah Kami lalui. Tapi Kami slalu semangat terus mencuba berkarya dan pantang menyerah,” urai Ima.

Ima menuturkan, SBR Pro juga pernah dihina dan dicibir akan cepat bangkrut. “Pernah juga SBR-PRO dihina dan dicibir. Katanya label SBR-PRO pasti berdiri berapa minggu atau beberapa bulan pasti ambruk atau tumbang dan gulung tikar. Tapi syukur alhamdulilah berkat doa, dukungan dari keluarga dan teman-teman, team dan kawan fans-fans SBR-PRO akhirnya sampai sekarang tetap berdiri dan mulai diakui,” tukas Ima.

Talent Bersinar

Ada beberapa talent yang sudah terkenal saat ini yang pernah mengisi di SBR Pro. Diantaranya, Happy Asmara.. Safira Inema, Intan Chacha, Syahiba Saufa, Vita Alvia dan lainnya.

Termasuk juga Aidha Dhum yang membawakan single berjudul Tak Enteni Lunganmu, ciptaan Sanjay Miralby mantan AFI indosiar yang dikemas dalam versi DJ Remix. (dhum)