Bertahan di Masa Pandemi, Ini Kiat Pengelola Kuliner “Ngikan”

Foto: Moammar Khadafi (kiri), di gerai "Ngikan" di Jalan Bandung, Kota Malang, Kamis (7/1/2021). (ned)

BACAMALANG.COM – Masa pandemi yang cukup panjang membuat kendala hampir di semua sektor. Salah satunya bisnis kuliner di Kota Malang. Seperti yang dirasakan Moammar Khadafi, pengelola gerai kuliner “Ngikan” yang berlokasi di Jalan Bandung.

Ia mengaku bisnis yang ditekuni selama tiga tahun terakhir ini menjadi stagnan. “Omzet turun 70 persen, paling tidak bisa bertahan saja sudah bagus,” ujarnya saat ditemui di gerainya, Kamis (7/1/2021).

Khadafi mengungkapkan, bahwa masalah utama bisnis kuliner di Malang sebenarnya terletak di faktor konsumen. “Rata-rata segmentasi kami adalag mahasiswa, sementara di masa pandemi mahasiswa di Malang banyak yang pulang ke kampungnya masing-masing,” tukasnya.

Khadafi pun tetap berusaha agar bisnisnya bisa tetap berjalan. Ia pun mengupayakan beberapa kiat, mulai mengurangi pos biaya operasional hingga menggelar banyak promo di online.

“Namun yang paling menyedihkan bagi saya adalah terpaksa mengurangi 15 orang pegawai,” ungkap pria yang sehari-hari bekerja di Rektorat Universitas Brawijaya ini.

Bagi Khadafi, saat ini yang penting usaha yang ditekuni ini tidak merugi. Usaha kuliner ikan Tilapia goreng miliknya masih bisa memberi omzet yang lumayan di masa pandemi, dengan harga yang ditawarkan senilai 20 ribuan per paketnya.

Oleh karena itu sarjana S2 Manajemen ini berpesan kepada siapa saja agar tetap semangat dalam menekuni bisnisnya. “Jangan ragu untuk belajar agar bisa bertahan di segala kondisi,” tuturnya.

Seperti alasan mengapa ia memilih waralaba ikan yang sejenis dengan nila ini. “Prospek di Malang bagus, banyak brand bermunculan di segmen ayam dan bebek, sehingga ikan ini menjadi pilihan yang unik bagi konsumen,” paparnya.

Khadafi juga mengingatkan kepada mahasiswa maupun para sarjana agar tidak ragu untuk memulai suatu usaha dengan menjadi seorang entrepreneur. “Selain akan menciptakan pribadi tangguh, juga membuka lapangan kerja bagi lainnya,” tandasnya. (ned)