Cinta Ditolak, Pemuda Bisu Tuli Ini Lukai Pujaan Hatinya

Ilustrasi penganiayaan (ist)

BACAMALANG.COM – Seorang pemuda berkebutuhan khusus — bisu dan tuli — tega menganiaya sang pujaan hati lantaran merasa sakit hati cintanya ditolak.

Pemuda tersebut dikenal bernama Doni (25) dan mengaku sebagai warga Kecamatan Pakis. Adapun korbannya yaitu NS (16) warga Desa Bulupitu, Kecamatan Gondanglegi. Korban juga diketahui berkebutuhan khusus seperti Doni.

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di kediaman NS sekitar pukul 15.00 WIB, Selasa (7/4/2020). Aksi penganiayaan tersebut juga disaksikan oleh ibu NS, Sunarti (42).

“Pelaku datang sendirian ke rumah korban dengan naik sepeda motor untuk menemui korban, dan keduanya dialog dengan bahasa isyarat. Saat itu ibu korban ada di dapur, kemudian mendengar adanya kegaduhan, dan setelah didekati ternyata pelaku melilitkan tali plastik biru ke leher korban dan seketika itu dilerai,” kata Kanit Reskrim Polsek Gondanglegi, Ipda Sigit Hernadi.

Saat dilerai tersebut, Doni malah naik pitam. Doni kemudian mengeluarkan sebilah pisau yang telah disiapkannya.

“Pelaku makin emosi dan mengeluarkan sebilah pisau dari dalam tas yang di sandangnya, lalu berupaya menusukkan ke arah perut korban, namun dihalau oleh ibu korban. Pelaku mengarahkan pisaunya ke korban dan berhasil melukai beberapa bagian tubuh, seperti leher, tengkuk, pelipis, pundak, punggung. Akhirnya ibu korban berteriak minta bantuan,” terang Sigit.

Panik, Doni kemudian bergegas melarikan diri. Menurut Sigit, motif pelaku menganiaya korban lantaran masalah asmara.

“Diduga korban menolak cintanya yang beberapa kali disampaikan pelaku,” ungkapnya.

Selanjutnya, polisi bakal mencari keberadaan pelaku untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Sedangkan korban kini sudah dirawat di RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang. (mid/yog)