Wawali Malang Apresiasi Bantuan APD dari DPD I Partai Golkar Jatim

Foto : Wawali Kota Malang saat berkunjung ke DPD Golkar Kota Malang. (ist)

BACAMALANG.COM. Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko mengapresiasi dan berterima kasih atas aksi Tim Satgas DPD Partai Golkar dan FKPPI dalam pemberian bantuan APD (Alat Pelindung Diri) kepada Pemkot Malang.

“Semoga makin all out memenuhi harapan warga Bhumi Arema bebas dari Corona, tetap semangat ,” tutur Wawalikota Malang Sofyan Edi Jarwoko, Selasa (7/4/2020).

Seperti diketahui, aksi Tim Satgas DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Partai Golkar dan FKPPI makin all out melakukan penyemprotan ke area wilayah kota Malang.

Tak hanya itu, DPD I Partai Golkar Jawa Timur bakal menggerojok bantuan APD berupa Hand Sanitizer  sekaligus cairan disinfektan.

Pria yang juga ketua DPD II Partai Golkar Kota Malang ini mengucapkan beribu terima kasih kepadapada jajaran DPD I Partai Golkar Jawa Timur atas support yang diberikan pada jajaran Tim Satgas disinfektan DPD I PG dan FKPPI Kota Malang.

Seperti yang disampaikan ketua Tim Satgas disinfektan DPD II PG Kota Malang Rudi Nugroho bahwa dukungan DPD I PG Propinsi Jawa Timur disalurkan langsung oleh ketua DPD I PG di kantor DPD Partai Golkar Kota Malang di Jalan Panglima Sudirman.

“Acara penyerahan APD, HS, masker dari DPD PG Provinsi Jatim ke DPD PG Kota Malang akan dilanjutkan dengan distribusi ke RS dan Puskesmas yang membutuhkan.

Adapun bantuan tersebut berupa APD sebanyak 300 buah, dan hand sanitizer 700 botol.

Saat ini kondisi jalanan Kota Malang kembali ramai masyarakat pasca pemberitaan 3 pasien Covid-19 sembuh.

Sementara itu, dalam satu hari ini di Kota Malang telah bertambah 3 (tiga) orang yang terkonfirmasi positif Covid–19.

“Sehingga pada tanggal 6 April 2020 ini jumlah yang positif sudah sebanyak 8 orang. Dengan rincian 3 (tiga) sembuh, dan 5 (lima) dalam proses perawatan,” jelas Walikota Malang Sutiaji yang juga Ketua Satgas Covid-19 Kota Malang.

Menurut Walikota Malang, dari 3 (tiga) orang yang dinyatakan positif baru ini, 1 (satu) orang merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) yang selama ini terkontak erat dengan pasien positif, sementara 2 (dua) berikutnya belum masuk data OTG namun masuk kategori beresiko.

“Karena memang secara klinis menurut tim dokter bisa dilakukan isolasi mandiri maka ketiganya masih pada langkah dimaksud,” imbuh Ketua Satgas Covid-19 Kota Malang.

Pemerintah kota Malang akan menyiapkan segera safe house untuk melokalisir sekaligus mengobservasi secara intens bagi mereka yang sedang dalam proses isolasi mandiri.

Walikota Malang melakukan pemeriksaan suhu masyarakat yang terjaring di pos pantau Covid-19.

Mencermati perkembangan yang ada, Walikota Malang yang akrab disapa Pak Aji ini menegaskan dan menghimbau kepada warga Kota Malang untuk mengurangi aktifitas di luar rumah.

“Saya sampaikan, 57 kelurahan di kota Malang semuanya ada ODP-nya. Jadi kalau mau konfirm zona merah, ya artinya semuanya zona merah, kota ini (kota Malang) zona merah. Kalau mau berpartisipasi untuk keamanan dan keselamatan kota, mari kita benar-benar lakukan social dan physical distancing,” ungkap Sutiaji.

Diharapkan tidak ada mobilitas kendaraan dan atau orang yang berlebihan di jalanan setelah ini seperti saat dirinya dan Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko melakukan sidak posko pantau, tim secara sampling menjaring 7 (tujuh) orang yang terdeteksi suhu tubuhnya di atas normal dan yang terjaring berasal dari daerah yang kategori zona merah. (Had)