Wadahi Generasi Rebahan Kala Pandemi, Digelar Audiensi Model

Audisi talent model (ist)

BACAMALANG.COM- Saat pandemi bukanlah masa untuk bermalas-malasan utamanya bagi generasi rebahan saat ini.

Selayaknya generasi milleneal mengisi masa pandemi yang belum jua menunjukkan kurva melandai, dengan aktifitas positif yang bermanfaat.

“Alhamdulillah kali ini Kami menggelar
seleksi offline talent baru model. Giat ini juga sekaligus mewadahi generasi rebahan ketimbang nganggur di rumah,” tegas Founder BHM Talent Model, Afifa Minggu (6/9/2020).

Afifa memaparkan, ada hubungan erat antara kegiatan ini dengan kondisi pandemi, yakni membuka peluang generasi milleneal untuk memaksimalkan potensi diri di tengah sulitnya cari kerja di tengah pandemi.

“Kegiatan ini diadakan untuk mengisi kekosongan aktifitas di masa pandemi. Karena banyak sekali yang bosan untuk tidur- tiduran di rumah tanpa ada kegiatan sama sekali. Makanya Kita adakan kegiatan ini untuk menghilangkan ‘boring’ sekaligus agar produktif tapi tetap mengikuti protokol kesehatan,” imbuh Afifa.

Mahasiswa Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini mengatakan, dari puluhan peserta mayoritas adalah anak SMA/SMK berusia 17 tahun keatas.

Audisi Talent Baru

Afifa menyebutkan, tujuan event ini adalah menyeleksi talent yang baru masuk ke dalam BHM Management dan juga memperkenalkan BHM Management.

“Saya bersyukur agenda ini sukses dan peserta antusias. Saya juga berterima kasih kepada Bengkel Mie Turen yang menyediakan tempat untuk seleksi ini,” urai perempuan yang juga manajer band UKM kampus bernama Roasted Band beraliran rock ini.

Lebih jauh, gadis yang juga anggota komunitas You Tuber Rutherford ini menjelaskan ada sebanyak 12 personil yang terlibat menjadi panitia.

Panitia ini meliputi, Afifa (ketua pelaksana), Zulfa (juri utama), Adela (juri utama), Widya (juri utama), Maya (juri utama), Febryanti (Sie acara), Minul (sie acara), Dini (sie acara), Gladys (registrasi), Sastia (registrasi), Dhivya (mentor), dan Walimatus (mentor).

Peserta Antusias

Afifa mengungkapkan, pihaknya menggelar audisi dua gelombang. Yakni meliputi seleksi online dan offline.

Afifa mengatakan, pada awal masuk, peserta merasa tegang dan canggung karena diseleksi wawancara dan tes berjalan di catwalk.

“Menariknya peserta sangat antusias dan mengikuti rules dengan baik. Pada mulanya mereka sempat nervous. Namun selanjutnya mereka bersemangat dan enjoy,” tandas gadis yang pandai menyanyi ini.

Perempuan asal Ampelgading ini menuturkan, talent baru yang lolos sudah lebih dari 20 peserta.

Afifa mengatakan, mereka yang lolos akan menjadi talent BHM Management, dibimbing mulai dari awal untuk pengenalan dunia modelling, menjadi influencer dan dilibatkan pada event organizer.

“Selanjutnya akan diadakan kelas pembelajaran, praktek, dan juga kegiatan yang lainnya,” papar Afifa.

Afifa berharap ke depan BHM akan memberikan yang terbaik kepada orang-orang sekitar, dan menjadi wadah bagi yang benar-benar memiliki kemauan tinggi untuk menggeluti dunia modelling.

” Semoga Kami bisa memberikan yang terbaik kepada orang-orang sekitar, dan menjadi wadah bagi yang benar-benar memiliki kemauan tinggi untuk menggeluti dunia modelling,” ujar Afifa mengakhiri. (had/zuk)