Kisah Unik Rendy Phurrba, Pelantun Single Ngetop Keseron Dilarani

Foto: Rhendi, pelantun hits Keseron Dilarani. (ist)

BACAMALANG.COM – Para penggemar musik pop rock dunia dekade 80-an tentu tak akan asing mendengar nama Boy George, pentolan Culture Club, band pengusung aliran New Wave Soul. Pemilik nama lengkap George Alan O`Dowd ini, ngetop lewat lagu Karma Chameleon.

Namun tahukah Kita ternyata di Kabupaten Malang ada sosok pria cantik bernama asli Rendi Pangestu, alias Rendy Phurrba ini terkenal lewat hitsnya Keseron Dilarani.

“Isun sing ngiro sun sing nyongko
“Kadung tibane gedigi
“Kario tego riko mentolo
“Gawe tatu nong dodo

Begitulah bait pertama lirik lagu Keseron Dilarani, yang menyiratkan rasa kesedihan dan keperihan hati yang mendalam gegara pengkhianatan cinta.

Pria dengan nama asli Rendi Pangestu ini berasal dari Dusun Gampingan, Desa Sumbertangkil Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang.

Rendi memulai karir sejak tahun 2014 pada usia 16 tahun. Berbagai genre musik ia kuasai. Meliputi Campursari , lagu-lagu Banyuwangi, akustik dan dangdut.

Seiring berjalannya waktu ia pernah bersinergi dengan beberapa label musik. Yaitu SR Pro Kediri, RD Pro Kedawung, Blackbrown Music Banyuwangi SBR Pro dan AP Pro Banyuwangi. Rendi sukses merilis 1 karya sendiri berjudul Keseron Dilarani.

Prihatin Pandemi

Rendi menuturkan dirinya merasa prihatin kala terjadi pandem. “Dampak buruknya dari job panggung saya terhenti semua juga pekerjaan saya yang lain,” tukas Rendi.

Rendi mempunyai berbagai hobi unik. Yaitu meliputi kreator video, makeup, dan berenang.

“Saya sehari-hari bekerja di salon. Juga bisa wedding make up. Dan juga jadi petani,” terang Rendi.

Bertahun-tahun menggeluti dunia musik Rendi bersyukir penggemar semakin banyak.

Rendi mengatakan Fans – RENDY PHURRBA LOVERS cukup banyak. Yaitu ada dari Malang, Blitar, Jember, Banyuwangi, Bali, Tulungagung, Kediri, Jakarta, Ponorogo, Salatiga, Wonogiri, Purbalingga, Pati, bahkan luar negeri seperti Taiwan, dan Hongkong.

Pengalaman Unik

Rendi mengatakan, dirinya pernah kedatangan fans yang sampai histeris saat bertemu dirinya.

“Pernah ada fans yang jauh-jauh datang ke rumahku (dari Temanggung Jateng) sampe nangis-nangis saking senengnya ketemu. Aku
dicubit, dicium, dipeluk sampe sesak napas,” papar Rendi.

Rendi pernah bekerjasama membawakan lagu Cak Sodiq, berjudul Terminal Pandaan (Cak Sodiq official).

Ngefans Ratna Antika

Sebagai seorang idola, ternyata Rendi juga mempunyai idola. “Iya punya dong. Ratna Antika yang dari kecil aku sampe sekarang dia tetep jadi idolaku,” jelas Rendi.

Rendi mengatakan, dirinya mengidolakan beberapa hal dari si doi.
“Ya dari segi suara dan lagu-lagu yang dibawakan. Fasion/style dia. Face (gigi gingsul ), dan keramahan sopan santunnya,” urai Rendi.

Rendi mempunyai harapan sederhana bisa menjadi anak yang baik yang bisa dibanggakan orangtua.

“Harapan utama tetep jadi anak yang bisa dibanggakan orangtua. Bisa berkarya lebih baik dari sebelumnya,” imbuh Rendi.

Ke depan Rendi ingin menekuni karir dengan semangat dan tanpa mengeluh.
“Ayo tetep semangat berkarya. Semangat tanpo sambat. Motivasi dari sekian banyaknya orang-orang yang suport aku dari awal berkarir sampe sekarang. Terimakasih buat semua sodara-sodaraku,”jelas Rendi.

Lagu Keseron Dilarani mempunyai lirik yang sederhana melukiskan cerita kehidupan sehari-hari tentang dinamika cinta anak manusia yang terkadang menyedihkan dan mengiris hati. Hits ini bisa dinikmati di link : https://youtu.be/vu6e4VBAKBM. (dhum)