15 Perusahaan di Kabupaten Malang Rumahkan Pekerja

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Sedikitnya 15 perusahaan berbagai sektor industri di Kabupaten Malang terpaksa merumahkan pekerjanya di tengah pandemi Coronavirus disease 2019 atau Covid-19 ini.

Kepala Dinas Tenaga Kerja atau Disnaker Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo mengatakan bahwa beberapa perusahaan yang merumahkan pekerjanya ini merunut dari kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah.

“Karyawan di rumahkan sebagai bentuk pencegahan atau memutus mata rantai penularan Covid-19,” kata Yoyok, Rabu (8/4/2020).

Yoyok melanjutkan, ada juga perusahaan yang menerapkan sistem kerja shift. Sistem shift ini lebih ke satu hari kerja, satu hari libur.

Mengenai sistem pengupahan, Yoyok menjelaskan jika hal itu menjadi kesepakatan antara pekerja dan perusahaan. “Karena dalam wabah virus ini, masuk force majeure atau suatu kejadian yang terjadi di luar kemampuan manusia dan tidak dapat dihindarkan. Sehingga suatu kegiatan tidak dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya,” tuturnya.

Sebagai solusi dengan banyaknya pekerja yang dirumahkan itu, Yoyok menerangkan, pihaknya kini sudah menyerahkan data kepada Kementerian Tenaga Kerja atau Kemenaker untuk mendapatkan fasilitas kartu Pra Kerja.

“Kami sudah mengajukan 1.665 orang pekerja kepada Kementerian Ketengakerjaan, agar nantinya mereka mendapatkan Kartu Pra Kerja. Dan disetujui atau tidak setujui, kami hanya melakukan pendataan saja,” pungkasnya. (mid/yog)