Ditengah Pandemi Covid-19, Komunitas Tilas Leluhur Gandeng Dendeng Ontong Cafe Sajikan Nasi dan Takjil Gratis

Foto: Manager Dendeng Intong Cafe Sarah Mawardi, saat menyediakan nasi dan takjil gratis. (Eko)

BACAMALANG.COM – Ramadhan tahun ini dirasa berbeda. Pasalnya, umat Islam menjalaninya ditengah wabah virus Corona yang tidak hanya memporak porandakan perekonomian dunia, namun akan tetapi juga sangat berdampak di segala bidang dan semua lapisan.

Imbasnya, umat Islam harus menahan diri untuk bisa melakukan ritual-ritual yang biasanya terlihat semarak pada malam-malam bulan Ramadhan, seperti sholat tarawih atau berbuka bersama akibat adanya wabah tersebut.

Ditengah keprihatinan ini, Tilas Leluhur Indonesia sebuah komunitas penggiat penelusuran jejak sejarah nusantara, bekerja sama dengan Cafe Dendeng Ontong mengadakan kegiatan sosial dengan menyajikan nasi dan takjil secara gratis selama satu bulan penuh.

Menurut Noeryanto, S.H., M.H selaku Ketua Perkumpulan yang beranggotakan berbagai unsur profesi masyarakat mengatakan, bahwasanya program tersebut adalah gebrakan pertama dari komunitas Tilas Leluhur yang bernafaskan sosial di era pandemi ini.

“Siapapun boleh mengambil dan siapapun juga boleh mengisi nasi kotak dan takjil ini. Bukan hanya pembatasan untuk rakyat miskin saja, karena kita semua juga merasakan dampak dari Corona ini. Jadi kepada semua elemen masyarakat boleh saja mengambil dan mengisi,” kata Noeryanto yang juga berprofesi sebagai pengacara ini kepada awak media, pada Jumat (8/5/2020).

Pengacara yang tergabung pada Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Malang ini juga berharap, agar gerakan sosial peduli kepada sesama ini terus dapat berkelanjutan dan tidak sebatas atau berhenti di sini saja.

“Ya, semoga gerakan seperti ini tidak hanya berhenti hanya pada saat Ramadhan saja. Namun nantinya bakal kami agendakan lagi meski durasinya tidak harus satu bulan penuh. Harapan kedepannya, agar gerakan ini bisa menginspirasi kepada komunitas yang lain,” ujarnya.

Sementara itu di tempat terpisah, Sarah Mawardi atau yang biasa akrab disapa Rahma Alief menambahkan, durasi bagi nasi dan takjil gratis tersebut dilakukan sebulan penuh selama bulan Ramadhan.

“Alokasi dana awal dari teman-teman anggota Tilas Leluhur yang sengaja menyisihkan sebagian daripada rezekinya.
Program ini kita kerjasamakan dengan Dendeng Ontong Cafe, yang menyediakan takjil gratisnya. Jadi, rekan-rekan dari Tilas Leluhur yang menyediakan nasi kotaknya,” tandas Sarah yang juga sebagai Sekjen Tilas Leluhur Indonesia ini.

Manager Dendeng Ontong Cafe ini menjelaskan, ditengah masa sulit seperti saat ini, siapapun nantinya boleh saja untuk mengambil. Dan sekaligus juga dipersilahkan bagi yang ingin mengisi.

“Karena ini semua sebagai bentuk rasa kepedulian kita. Alhamdulillah Dendeng Ontong Cafe menyajikan menu-menu terbaiknya, meski konteksnya hanya sedekah, tapi kami mengeluarkan sajian-sajian yang istimewa. Ya, hitung-hitung iras irus sambil sekaligus juga mengenalkan cita rasa dari cafe sih,” terang dia sembari tersenyum.

Sarah yang juga sebagai Head Program Agropolitan Televisi milik Pemkot Batu ini juga memaparkan, Dendeng Ontong Cafe yang terletak di Desa Sidomulyo tersebut adalah salah satu gerakan moral dan keperdulian di tengah pandemi Covid-19.

“Semua bisa kita lakukan untuk membuat Indonesia kembali tersenyum. Ada yang bagi masker, atau lainnya. Kami membagi makanan berbuka. Takjil kita bagi kalo hari Minggu, dan kalau Senin sampai dengan Sabtu, mereka ambil sendiri di outlet yang kita sediakan. Mungkin tidak seberapa, tapi Insyallah bukan tidak berarti apa-apa. So‚Ķcome on and wanna joint us,” tutup Sarah.

Sekadar diketahui, outlet di etalase nasi dan takjil yang berlokasi di Jalan Raya Bukit Berbunga, No. 209, Kota Batu ini yang sejak semula buka mulai pukul 17.00 WIB dan tak berselang lama langsung ludes diserbu masyarakat. (eko)