MI Rodlotul Bayan Majang Tengah Dampit Terapkan Pendidikan di Luar Kelas

Foto: MI Rodlotul Bayan Majang Tengah Dampit Terapkan Pendidikan di Luar Kelas . (ist)

BACAMALANG.COM – Madrasah Ibtidaiyah Roudlotul Bayan jalan  Punta Dewa No. 13 Lambang Sari Majang Tengah, Dampit Lakukan Pembelajaran di luar kelas untuk menghilangkan kebosanan belajar di dalam kelas .

Abdul ghofar, S.Pdi, Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Roudlotul Bayan Desa Majang Tengah Jalan  Punta Dewa No. 13 Dampit mengatakan, kunjungan ke Milkindo sebagai pembelajaran dari luar kelas serta bagian dari program Anak Sehat.

Abdul Ghofar menjelaskan, bahwa siswa-siswinya bisa bermain sambil melatih keseimbangan otak kiri dan kanan. Permainan bertajuk “Fun Olympic” itu antara lain lomba memasang puzzle dan cerdas cermat tentang pola hidup sehat serta bermain di alam.

Menurutnya, dalam dunia anak-anak, 60 persennya adalah bermain. “Dengan menggunakan metode belajar sambil bermain atau fun learning, besar kemungkinan para siswa tersebut akan lebih mudah menyerap materi yang diajarkan, tanpa harus menemui suasana suntuk saat menerima pelajaran seperti pada sekolah konvensional,” katanya, Rabu (8/7).

Ia mengungkapkan, berbagai survei membuktikan bahwa metode fun learning lebih mudah diserap oleh siswa dari pada konsep dalam ruangan. Adapun pada metode pembelajaran teori siswa akan menyerap ilmu tanpa bisa meresapi maknanya.

“Setiap siswa pasti tahu tanggal 17 Agustus  itu hari apa, tetapi ketika ditanya maknanya saya yakin tidak banyak yang tahu,” ujar Abdul Ghofar. 

Anak-anak yang biasanya diwarnai dengan bermain merupakan tahap awal pertumbuhan mereka menjadi manusia yang lebih dewasa. Sehubungan itu, masa kecil anak-anak jangan diisi dengan hal-hal di luar kapasitasnya untuk dapat menerima.

Abdul Ghofar mengatakan, jika anak-anak tidak memiliki kesempatan bermain, maka dalam perkembangannya nanti keinginan bermain itu akan datang pada usia tertentu. 

“Yang terjadi seperti sekarang ini, banyak orang dewasa yang masih bermain-main. Masih banyak orang dewasa yang sifatnya seperti anak-anak, suka bermain-main khan repot,” imbuhnya. 

Belajar di luar ruangan kelas merupakan salah satu upaya terciptanya pembelajaran terhindar dari kejenuhan, kebosanan, dan persepsi belajar hanya di dalam kelas. Pembelajaran tak perlu melulu dilakukan di dalam kelas tetapi bisa dilaksanakan di luar kelas, seperti di tempat-tempat terbuka tempat manusia bisa saling berinteraksi.

“Sengaja kami mengajak para siswa untuk belajar di luar sekolah agar mereka tidak jenuh, dan dapat mengembangkan kreativitas serta melihat berbagai hal untuk mengglobal,” kata Abdul Ghofar.

Kegiatan seperti ini dirasakan betul manfaatnya, karena selain dapat mengubah persepsi pembelajaran, kunjungan ini sekaligus membuka wawasan seluruh siswa.

“Mengajak siswa belajar di luar kelas dapat memberi pengaruh positif, dapat menambah wawasan bahkan dapat langsung diaplikasikan di lapangan,” ucapnya lagi.

Pembelajaran di luar kelas merupakan suatu hal yang sangat mengasikan, baik bagi siswa bahkan bagi guru itu sendiri. Hal ini dikarenakan selain dapat memberikan pembelajaran yang lebih bermakna, pembelajaran di luar kelas juga akan membuat pikiran dan semangat belajar menjadi meningkat.

Menurutnya, pembelajaran yang monoton tentu akan mudah membuat jenuh, sehingga dapat menurunkan minat dan semangat siswa dalam belajar. Pembelajaran di luar kelas merupakan sarana terapi efektif untuk memacu semangat siswa dalam belajar.

Beberapa siswa yang mengalami penurunan kesadaran dalam hal belajar terbukti telah menjadi semangat kembali setelah dilakukan aktivitas pembelajaran di luar kelas demi meraih cita-cita dikemudian hari. (Yon/Lis/Red)