Mengenal Komunitas SOB Oro-Oro Dowo Gang Limo, Ini Aksi yang Dilakukan

Foto: Komunitas SOB Oro-Oro Dowo Gang Limo. (ist)

BACAMALANG.COM – Komunitas Sarapan Oges Bungkus (SOB) Oro-Oro Dowo Gang Limo memiliki cara sendiri untuk membagikan sebagian rezekinya kepada orang lain. Komunitas ini sudah melakukan kegiatan mulianya selama sekitar tiga terhitung sejak tahun 2017 lalu.

Dilakukan setiap hari Jumat, SOB Oro-Oro Dowo Gang Limo rutin membagikan ratusan nasi bungkus kepada orang-orang yang mengadu nasib di jalanan. Setidaknya, ada lima hingga enam orang yang aktif di komunitas ini dalam setiap kegiatannya.

Asvie Hermawan, salah satu anggota komunitas SOB Oro-oro Dowo menuturkan, bahwa awal mula dilakukannya kegiatan itu hanya membagikan nasi bungkus sebanyak 20 hingga 30 bungkus.

“Awalnya hanya 20 sampai 30 bungkus. Itu ada rekan kami Eko, Edi, Dian dan Dabrin yang terus aktif. Tapi seiring berjalannya waktu, yang dibagikan semakin banyak. Alhamdulillah, setelah istiqomah selama tiga tahun, yang berkontribusi semakin banyak. Paling sedikit yang dibagikan 150 bungkus. Sasaranya, mereka yang ada di jalanan. Ojek online, supeltas, pengamen dan lainnya,” kata Asvie Hermawan, Senin (7/9).

Dia menambahkan, hingga saat ini sudah banyak donatur yang turut berkontribusi dalam kegiatan mulia itu. Selain dari anggota komunitas, ada juga beberapa donatur lain di luar komunitas.

“Kalau donaturnya macam-macam. Ada beberapa rekan anggota aktif yang menjadi donatur. Ada beberapa pengusaha catering, staf pemerintah, juga ada institusi pemerintah yang juga kontribusi. Ada temen dari Surabaya, Batam, Bali, Jakarta yang juga kontribusi,” tambah Asvie.

Tak hanya di jalanan saja. Asvie mengaku jika jumlah nasi bungkus yang dibagikan dalam jumlah banyak, komunitas ini juga tidak jarang turut membagikannya ke panti asuhan.

“Kalau banyak, misalnya di atas 150 bungkus atau kemarin sampai 300 bungkus, ya kita bagikan ke panti asuhan juga,” terangnya.

Disinggung soap nasi bungkus, Asvie menilai hal itu lebih tepat sasaran. Namun memang sesekali waktu, komunitas ini juga membagikan beberapa paket sembako.

“Kalau nasi bungkus ini kan sudah jelas dimakan. Kadang kalau kita kasih uang atau sembako, nanti sembakonya ada yang dijual, atau mungkin uangnya digunakan untuk hal lain misalnya. Kalau sembako, biasanya kita berikan ke warga di sekitar Oro-oro Dowo gang 5, yang memang sudah diketahui membutuhkan,” jelas Asfie.

Dia berharap kegiatan yang rutin digelar tersebut bisa menginspirasi banyak orang untuk dapat terus berbuat baik. Terutama untuk orang yang dinilai benar-benar membutuhkan uluran tangan.

“Ada satu keluarga, anaknya itu tujuh, kami lihat mereka selalu mencari rezeki di jalan dan setelah diamati, setiap Jumat itu mereka menunggu kami membagikan nasi bungkus ini. Kami jadi kasihan kalau kami tidak ngasih,” pungkas Asvie. (Lis/red)