Polisi Ciduk Kawanan Pelaku Curanmor Lewat GPS

Foto: Ungkap kasus pencurian sepeda motor. (yog)

BACAMALANG.COM – Polresta Malang kota berhasil membongkar dan mengamankan kawanan pelaku curanmor di wilayah kota Malang.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Leonardus Simarmata menjelaskan, bahwa pengungkapan ini berkat pelacakan dari GPS motor yang dicuri pelaku hingga ke kawasan Purwodadi, Pasuruan.

“Motor jenis Scoopy N 3814 ABR ini hilang di sekitaran Tlogomas, Lowokwaru, pada 1 Oktober silam. Korban, Henti Puspito (39) kemudian melapor ke Polsekta Lowokwaru,” kata Sam Leo, sapaan akrabnya.

Dari laporan korban itu, polisi kemudian melacak keberadaan motor selama tiga hari.

“Dari keterangan korban, motornya sudah dilengkapi GPS. Pada hari pertama itu berada di Pasuruan, hari kedua ada di Purwodadi, nah, pas hari ketiga ini motor korban dimasukkan ke rumah pelaku. Saat itu baru kami tangkap Maskur (19) jam 3 sore,” kata Leonardus.

Saat ditangkap, semula Maskur ini tidak mengakui mencuri motor korban. Ia hanya disuruh mengantarkan motor itu ke Madura untuk dijual seharga Rp5,5 juta.

“Dia ini kurir, imbalannya Rp500 ribu,” lanjutnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan lebih lanjut, Maskur mengakui motor ini ia dapat dari pelaku lain, yakni SJ alias Sukaji (41) warga Purwodadi, Pasuruan.

SJ kemudian ikut diamankan dan ternyata hanya sebagai penadah. Sebelumnya SJ diketahui pernah dipenjara atas kasus yang sama.

“Kami selidiki ternyata ada satu pelaku diduga eksekutornya berinisial MU. Kami masih dalami kasus ini,” tegas Kapolresta Malang kota.

Saat ini kedua pelaku dijerat dengan pasal 480 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara. (Lis/red)