Mampu Kuasai Materi, Ketua DPC Peradi RBA Malang Beri Apresiasi Peserta UPA Asal Papua

Foto : Panita UPA Peradi RBA Malang.(yog)

BACAMALANG.COM – Dinilai mampu dalam penguasaan materi karena sudah lama mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokad dan banyak pengalaman belajar, Ketua DPC Perhimpunan Advokad Indonesia (Peradi) Rumah Bersama Advokad (RBA) Malang, Akhmad Siswanto, SH memberikan apresiasi khusus peserta dari Papua.

“Meskipun peserta UPA berasal dari berbagai daerah, namun yang istimewa peserta dari Wamena – Papua. Jarak yang cukup jauh, awalnya ada 3 orang, namun akhirnya tinggal 1. Dan ini tidak ada masalah, meskipun luar daerah. Kecuali saat penyumpahan, harus sesuai dengan domisili,” terang Akhmad Siswanto.

Akhmad Siswanto mengungkapkan, peserta dari Papua sangat mampu menguasai materi. Yang bersangkutan sudah lama mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokad dan ditambah dengan pengalaman saat belajar dengan pengacara di sekitarnya.

Seperti diketahui, puluhan calon pengacara mengikuti Ujian Profesi Advokad di hotel Pelangi, Kota MalangSabtu (08/02/2020). UPA merupakan tahapan wajib yang harus dijalani calon pengacara sebelum beracara.

Peserta ujian kali ini dikuti dari berbagai daerah di Indonesia. Total peserta mencapai 81 peserta.

“Kalau dari daerah Papua, peminat bisa terbilang minim ya. Dan mengapa juga harus ke Malang, mungkin di sana organisasi belum seperti di sini. Tahun ini jumlah peserta saya kira cukup banyak, mengingat DPC Peradi RBA Malang, sudah cukup dikenal. Masa sebelum kepemimpinan saya, hingga saat ini cukup solid, sehingga peserta cukup banyak,” lanjut Siswo.

Ia menjelaskan, materi yang diujikan cukup bervariasi. Mulai perkara pidana, perdata, tata usaha negara dan beberapa lainya. Dari pengalaman sebelumnya, tingkat kelulusan hingga 90 persen. Jika nantinya dinyatakan lulus, dilanjutkan dengan tahapan di kantor advokad selama 2 tahun. Setelah itu baru diambil sumpah, dan boleh berperkara. (Yog/HAd)