Seleksi OSN SMA Swasta se-Kabupaten Malang Dihadiri Komisi X DPR RI

Foto : Pegurus MKKS SMA Swasta Kabupaten Malang. (ist)

BACAMALANG.COM – Dalam Musyawarah Kerja Kepala SMA Swasta se-Kabupaten Malang, juga diadakan seleksi Olympiade Sains Nasional (OSN). Kegiatan OSN yang bertujuan agar siswa Swasta tidak minder dan mampu bersaing dengan saudaranya dari SMA Negeri ini, berlangsung di SMA Islam Kepanjen.

Lathifah Shohib, Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) berkesempatan hadir dalam kegiatan. Ia pun mengapresiasi upaya SMA wasta dalam membangun kepercayaan diri anak – anak SMA menjadi lebih baik.

Musoli Haris, Ketua Musyawarah Kerja Kepala SMA swasta Kabupaten Malang menjelaskan, Lomba Olympiade sains Nasional SMA swasta sebagai simulasi OSN yang menjadi agenda tahunan kemendikbud RI secara Nasional  .

“Kemendikbud itu kan menyelenggarakan OSN secara berjenjang mulai Kabupaten, Provinsi sampai Level Nasional,” ungkapnya. 

OSN Kabupaten Malang sendiri akan dilaksanakan tanggal 18 Februari, sehingga SMA swasta dapat melakukan pemanasan dengan ajang pelatihan supaya mereka tidak minder mengikuti ajang di level Kabupaten Malang. 

Peserta seleksi OSN melibatkan 53 dari 56 SMA swasta se-Kabupaten Malang. Sebanyak 3 sekolah tidak ikut karena berbagai kendala. “Hasil seleksi ini akan mewakili SMA swasta berlomba dalam OSN tingkat Kabupaten Malang yang akan bersaing dengan saudara saudaranya dari lembaga negeri,” terangnya.

Untuk total meseluruhan peserta OSN, sebanyak 789 dengan mata pelajaran yang diujikan sembilan mapel mulai Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Geografi, Ekonomi, Kebumian, Astronomi dan Komputer. 

OSN SMA swasta ini juga sangat obyektif. Agar tidak ada kecurigaan kecurangan, maka seleki OSN ini dilakukan dengan menggunakan metode berbasis IT .

“Anak-anak bisa menggunakan Laptop atau gadgetnya dia ,kita hanya menyiapkan server dan akses point untuk memperkuat  wifinya,” ujarnya .

Dalam seleksi OSN ini, diambil tiga siswa untuk mewakili mapel yang diminati  sehingga  total keseluruhan yang berhak mewakili dari mata pelajaran ada 27 siswa dari berbagai SMA swasta.

“Ahamdulillah, seleksi kita membawa hasil karena tahun kemarin yang sampai juara nasional bukan sekolah negeri, tapi sekolah swasta,” tukasnya.

Event ini untuk menghilangkan stigma SMA swasta adalah sekolah kelas dua, serta membangun kepercayaan kepada siswa bahwa daya saingnya lebih baik dan bisa berbicara di level Kabupaten, Provinsi dan Nasional. 

Dr Saifudun Zuhri, Ketua Pelaksanan Kegiatan OSN menjelaskan bahwa tujuan diadakan event ini untuk menumbuh kembangkan minat siswa terhadap keilmuan dalam meningkatkan  kompetensi siswa untuk mata pelajaran yang dilombakan.

“Kami ingin menumbuhkan daya saing dalam berkompetisi antar lembaga agar mencapai ke jenjang yang lebih tinggi dan untuk menjalin silaturahmi antar SMA swasta baik guru, kepala sekolah sma swasta se-Kabupaten Malang,” pungkasnya. (Yon)