Pariwisata, Industri yang Terdampak Pertama Pandemi Covid-19

Bagus Rochadi, salah seorang pelaku usaha pariwisata Kota Batu. (Foto: Dok. Pribadi)

Oleh: Bagus Rochadi

BACAMALANG – Industri Pariwisata adalah yang terdampak pertama paling lama Covid-19, dan diperkirakan pulih paling lama.

Industri pariwisata tentunya berkaitan dengan industri kreatif dan kuliner yang melibatkan banyak pihak. Tentunya industri pariwisata adalah salah satu harapan untuk mempercepat pertumbuhan perekonomian.

Baru saja kami insan pariwisata sejenak mulai bernafas lega terkait kelonggaran aturan PSBB. Akan tetapi, kami dikejutkan oleh sebuah berita duka tentang dua mahasiswa yang meninggal dunia usai mengikuti diklat penerimaan anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) pencak silat Pagar Nusa di kawasan Coban Rais, Kota Batu pada Sabtu (6/3/2021) kemarin.

Cukup sering saya berjalan-jalan hingga ke air terjun Coban Rais, entah sendirian atau sedang mengawal tamu. Saya memastikan akses menuju air terjun Coban Rais cukup aman. Hanya perlu berhati-hati, karena di musim penghujan seperti ini tentunya jalanan lebih licin daripada biasanya. Bahkan, kawasan wisata di sekitar Coban Rais pun adalah kawasan wisata ramah anak.

Hingga pagi ini, saya masih kesulitan untuk mengetahui penyebab jelas kedua mahasiswa tersebut meninggal. Dari beberapa media, saya hanya membaca apabila mahasiswa tersebut “terjatuh”.

Terjatuh seperti apa? tidak dijelaskan lebih mendetail. Saya berharap diklat mahasiswa seperti ini tidak mengulang kejadian Fikri selaku mahasiswa ITN yang harus kehilangan nyawa, karena disiksa oleh seniornya saat mengikuti Ospek yang dikemas dalam Kemah Bakti Desa di Pantai Goa Cina, Dusun Rowotratih, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten, Malang, pada Oktober 2013 silam.

Saya juga cukup menyesalkan, karena kegiatan diklat UKM Pencak Silat Pagar Nusa tersebut belum meminta izin kepada pihak kampus. Apalagi memberitahukan kegiatan mereka kepada masyarakat sekitar, Satgas Covid, PERHUTANI, pengelola wisata Coban Rais maupun pihak Kepolisian.

Harusnya adik-adik mahasiswa ini dapat mengedepankan logika, apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dampaknya bukan hanya pada organisasi mereka dan keluarga, melainkan juga kepada masyarakat sekitar, terutama yang berusaha pulih melalui sektor industri pariwisata.

Batu, 9 Maret 2021

Catatan Redaksi: Bagus Rochadi, CEO Indonesian Super Guide.