Konferensi Video dengan Menteri, Bupati Sanusi Tegaskan Tanpa PSBB

Bupati Malang, HM Sanusi memberikan keterangan pada wartawan usai konferensi video dengan Menteri Kabinet Indonesia Maju (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Hari ini Bupati Malang, HM Sanusi melakukan konferensi video dengan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju. Adapun yang dibahas pada konferensi video itu masih berkutat soal penanganan Coronavirus disease 2019 atau Covid-19.

Pada konferensi video di Command Center Pendopo Kabupaten Malang, Kepanjen tersebut, Sanusi tidak sendiri. Dia ditemani Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto; Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar; Dandim 0818 Kabupaten Malang – Kota Batu, Letkol Inf Ferry Muzawwad; serta Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, Edi Handojo.

Adapun sejumlah Menteri yang melakukan konferensi video dengan Forkompimda Kabupaten Malang itu diantaranya, Menkopolhukam, Mekeu, Mendes PDTT, Mensos dan Mendagri.

“Video conference dengan Kementerian, semuanya untuk Covid,” kata Sanusi, Kamis (9/4/2020).

Dalam konferensi video tersebut Sanusi kembali menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menjalankan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB di wilayahnya.

“Ndak, ndak PSBB. Kota Malang tadi juga nyampaikan tidak akan PSBB,” terangnya.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP ini menjelaskan, pihaknya tidak akan menerapkan PSBB lantaran angka kematian akibat Covid-19 di wilayahnya memang belum tinggi. Meskipun, Kabupaten Malang termasuk zona merah Covid-19.

“Zona merah itu tidak ada di Kemenkes. Yang ada kriterianya, daerah boleh PSBB manakala tingkat kematian dan perkembangan sudah signifikan. Kabupaten Malang baru satu meninggal,” pungkas Sanusi. (mid/yog)