Bejat! Ayah di Bululawang Tega Gagahi Anak Kandung

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar didampingi Kasatreskrim Polres Malang, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo dan Kasubbag Humas Polres Malang, Iptu Bagus Wijanarko saat menunjukkan barang bukti (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Kelakuan NS warga Kecamatan Bululawang sungguh biadab. Pria 45 tahun itu tega menggagahi buah hatinya sendiri.

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar mengatakan bahwa kelakuan bejat tersangka ini dilakukan terhadap Melati — sebut saja demikian –, sejak tahun 2017 lalu.

“Saat pertama kali dilakukan, anaknya itu masih duduk di kelas 5 SD. Sudah kurang lebih 3 tahun. Pelaku ini berkali-kali melakukan pencabulan,” kata Hendri, saat press rilis di Mapolres Malang, Kamis (9/7/2020).

Hendri menambahkan, tersangka sering melayangkan ancaman terhadap korban. Bahkan saat pertama kali, tersangka sempat menganiaya korban.

“Awal-awal itu sempat dilakukan kekerasan terhadap korban, karena korban tidak merespon. Tersangka menusuk paha korban menggunakan gunting,” ucap pria kelahiran Solok Sumatera Barat ini.

Lebih jauh, tersangka juga kerapkali mengirimkan pesan singkat dengan kata-kata tidak senonoh kepada Melati. “Tersangka selalu mengancam korban. Tersangka bilang kepada korban tidak akan menafkahi jika tidak mau melayani nafsunya,” terang Hendri.

Diketahui, korban memiliki 3 saudara lain. Perbuatan bejat itu dilakukan tersangka saat semua orang dirumah sudah tertidur lelap.

“Perbuatan itu dilakukan tersangka pada malam hari, saat istri dan adik-adik korban sudah tertidur. Korban tidak sempat hamil,” jelas Hendri.

Kasus pencabulan ini terbongkar berawal dari korban yang sudah tidak tahan atas kelakuan bejat tersangka. Korban kemudian bercerita kepada ibunya. “Setelah 3 tahun itu akhirnya ibu korban mengetahui,” Hendri mengakhiri.

Akibat perbuatannya itu, kini tersangka NS harus mendekam di rumah tahanan Mapolres Malang. Dia terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara. (mid/yog)