Adakan KIC, SMAK Kosayu Malang Asah Intelektualitas Siswa SMP

Foto : KIC yang diadakan SMAK Kosayu. (yog)

BACAMALANG.COM – Esensi sekolah adalah intelektualitas, karenanya perlu diadakan agenda kegiatan yang bersifat intelektual. Seperti yang dilakukan oleh SMAK Kolose Santo Yusuf (Kosayu) Malang untuk para siswa SMP dengan menggelar Kosayu Inteligence Competition (KIC) berkonsep games.

“Kami ingin intelektualitas sekolah ini tersebar, caranya dengan mempersiapkan anak-anak mampu menyelenggarakan kegiatan yang sifatnya intelektual. Maka untuk itulah kami mengadakan kegiatan lomba untuk anak-anak SMP seperti KIC,” kata Wakil Kepala Kesiswaan SMK Kosayu Malang, Stanislaus Tricahyono kepada awak media, Minggu (9/2/2020).

Dikatakannya, kompetisi ini melibatkan 242 peserta. Kegiatan ini berlangsung dengan 4 cabang lomba yaitu IPA, IPS, Bahasa Inggris dan Lomba Debat.

Untuk pesertanya, berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur. “KIC diikuti oleh seluruh SMP di Jawa Timur yang mendaftar jadi kita ada pendaftaran kepada mereka. Siapa yang daftar dan mereka yang sudah ikut hari ini adalah mereka-mereka yang memang sudah menghubungi kita untuk bersedia mendaftar,” tandas Stanislaus.

Diungkapkannya, diharapkan dampak atau akibat yang ditimbulkan dari proses ini adalah promosi sekolah.

“Otomatis dengan kata lain ya mereka akan melihat bahwa rupanya kami bisa mengadakan pendidikan yang sifatnya mempertahankan intelektualitas siswa,” tukasnya.

Dikatakannya, tujuan kedua pihaknya juga ingin mengembangkan sekolah yang organisasinya bagus.

“Dengan kata lain ini diselenggarakan tidak mungkin terjadi kalau tidak ada organisasi. Dan organisasi yang membawahi adalah OSIS. Maka disini ada peran ketua OSIS kemudian mereka punya sebelas seksi bidang yang menyelenggarakan adalah seksi bidang dua atau seksi organisasi dan penalaran,” tuturnya.

Ia menjelaskan diharapkan dengan kegiatan ini supaya sekolah bisa terkenal, baik kecerdasannya maupun juga baik organisasinya. Juga pada akhirnya anak-anak yang memang berminat sesuai dengan budaya sekolah intelektualitas ini mereka juga berminat untuk masuk ke SMAK Kosayu Malang.

Ia menjelaskan, kegiatan ini sudah diadakan sejak dirinya menjabat Waka tahun 2003.

Diungkapkannya, untuk induk lomba bentuknya relatif tetap dan sama. Namun yang membedakan adalah variasi kemasan soal dikonsep seperti games agar menarik dan menyenangkan untuk mengerjakannya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana KIC 2020 Faustine Benecia Wonys, mengatakan, peserta KIC terlihat sangat antusias.

“Kami panitia merasa senang karena kita mendapat banyak pengalaman serta dengan mempersiapkan ini. Kita kaya lebih dekat gitu karena kita kerjanya bareng-bareng terus,” jelas Faustine Benecia Wonys. (Yog/Had).