Ditemui Alumnus Unair, Nyali Politik Umar Usman Makin Kuat

Foto : dr. Umar Usman menemui Alumni Unair bersilaturahim. (Ist)

BACAMALANG.COM – Nyali politik Bakal Calon Bupati Malang dr Umar Usman semakin Kuat usai mendapat kunjungan silaturahim alumnus Universitas Airlangga di kantor PC NU, Senin (9/3/2020).

“Adanya pertemuan ini menambah kekuatan, semangat, keberanian, nyali, termasuk surprise dan tidak disangka-sangka, apalagi alumnus Universitas Airlangga ini mempunyai potensi besar,” tegas dr Umar Usman.

Seperti diketahui, dr Umar Usman yang maju dalam pertarungan kontestasi Pilbup Malang mendapat amunisi baru sokongan politik dari sejumlah alumnus Universitas Airlangga.

Setelah batal bersilaturahim dengan alumnus Unair pada Minggu (8/3/2020), pria yang akrab disapa Dokter Rakyat ini harus bertolak ke Ngawi, akhirnya silaturahim bisa dijalankan pada Senin (9/3/2020).

Direktur ISESS (Institut for Security and Strategic Studies) Bambang Rukminto, Direktur èLSAD (Lembaga Studi Agama dan Demokrasi) Maulidin dan Mantan aktifis 98 Didit, ketiganya adalah alumnus Universitas Airlangga secara istimewa bersilaturahim dengan dr Umar Usman.

Umar Usman merasa bersyukur dan terharu karena ditakdirkan bisa bertemu teman-teman lama disaat dirinya melaju dalam running Pilkada Kabupaten Malang.

“Pertemuan ini diluar dugaan, tiba-tiba saudara dulu satu perkuliahan di Unair ternyata di Malang berjejaring. Sering kumpul-kumpul. Ketika tahu saya alumni Unair saya diajak bertemu barangkali ada sumbangsih, saran karena saya running juga di Pilbup Malang,” imbuh pria yang juga Ketua PC NU Kabupaten Malang ini.

Dikatakannya, karena kalau sedang running pilbup, pasti membutuhkan dukungan di segala lini apalagi alumni Unair ini sudah berjejaring dan sudah punya pengalaman bergelut di bidang pilkada.

“Tentu saya sangat senang sekali. Seharusnya pertemuan ini dijadwalkan kemarin namun karena ada hal mendadak harus ke Ngawi maka diundur hari ini,” tutur pria alumnus Fakultas Kedokteran Umum Universitas Airlangga angkatan 1987 ini.

Dirinya berharap silaturahim bisa jangka panjang tidak hanya momen kali ini saja. Ia berterima kasih atas saran dan masukan, dari diskusi kecil ini ia semakin yakin semuanya akan lancar.

Dokter kelahiran Kepanjen, 11 November 1969 ini menjelaskan, keputusan rekom sudah semakin dekat.

“Dari pihak DPP PKB, sebenarnya ingin segera ada rekom. Di tengah dinamika masih dalam suasana seperti ini kita mendapat peluang besar. Terkait waktu, maka hal ini ada plus minusnya. Jika dinilai lama, maka akan bisa cermat. Namun secermat apa ? Karena dari segi waktu momen tidak bisa terulang. Hal ini karena kubu sebelah sudah fix mempunyai paslon. Mereka sekarang sudah bisa kemana-mana untuk melakukan silaturahim,” imbuh Umar Usman.

Pria yang memulai berorganisasi di GP Ansor tahun 1985 sebagai sekretaris Ranting Desa Jatirejoyoso, Kepanjen ini mengungkapkan, dirinya merasa bersyukur karena mendapat support baru dari orang-orang yang sudah berpengalaman dalam politik pilkada.

“Saya merasa luar biasa. Karena diam-diam teman-teman Unair ini sudah kenyang makan asam garam di bidang politik (pilkada). Petunjuk teman-teman ternyata penting dan banyak hal yang bisa dijadikan tambahan referensi,” tukas Umar Usman.

Mendukung All Out

Sementara itu, Direktur ISESS (Institut for Security and Strategic Studies) Bambang Rukminto, mengatakan, dengan munculnya dr Umar dalam pilbup Malang ini pihaknya mendukung all out dan berjanji memberikan support sebesar-besarnya.

“Kami all out mendukung. Karena track record dr Umar sebagai alumnus Unair tidak diragukan lagi. Semoga lekas mendapat rekom, sehingga kita bisa lebih maksimal mensupport,” tutur alumnus Ilmu Politik Fisip Unair angkatan 93 ini.

Terkait strategi dan lobi politik, pria yang akrab dengan Gus Oqi Syauqi putra Wapres KH Ma’ruf Amin ini menuturkan, pihaknya tidak muluk-muluk namun siap membantu.

“Alhamdulillah jaringan alumni Unair cukup banyak dan luas. Baik di pusat maupun pelosok Indonesia. Namun kita tidak muluk-muluk. Hanya bukti menunjukkan jika sumbangsih kita, terlihat dari Khofifah yang akhirnya jadi Gubernur Jatim,” tegas pria yang juga pengamat Security sistem dan kebijakan publik ini antusias.

Bambang mengungkapkan, pihaknya berharap tahapan paling dekat berupa turunnya rekom DPP PKB kepada Umar Usman bisa segera terealisasikan.

“Kami usahakan membantu agar rekom DPP PKB bisa turun ke Umar Usman. Agar selanjutnya kita bisa gas pol menggerakkan mesin politik mengawal visi-misi agar juga dijalankan dengan amanah,” tukas Bambang.

Ia mengatakan, Umar Usman layak mendapat rekom karena rekam jejak dan prestasi yang konkrit.

“Kita bisa melihat secara transparan rekam jejak Umar Usman. Selain sebagai intelektual muda, karir organisasi di NU terbilang cemerlang. Salah satu prestasi konkrit adalah mampu memajukan kemandirian ekonomi nahdliyin,” jelas Bambang bersemangat.

Bambang menuturkan, sosok Umar Usman cocok menjadi pemimpin Kabupaten Malang karena dinilai mampu mengeksplorasi potensi untuk kemakmuran warga.

“Saya menilai dokter rakyat ini cocok dan dibutuhkan untuk memimpin warga Kabupaten Malang. Karena mempunyai visi yang baik dalam pengelolaan wilayah sesuai dengan kondisi Kabupaten yang geografis dan kultur yang agamis,” pungkas Bambang Rukminto. (Had)