Para Notaris Lenggak-Lenggok di Atas Catwalk, Sita Perhatian Pengunjung MOG

Foto : Malang Fashion Movement. (yog)

BACAMALANG.COM – Apa jadinya jika para notaris berada di atas panggung mengikuti gelaran fashion show?. Cantik, luwes dan anggun. Begitulah komentar singkat saat menyaksikan puluhan wanita notaris yang ikut dalam event parade busana di Malang Fashion Movement (MFM) 2020 pada Senin (9/3/2020) malam.

Pemandangan ini pun menarik perhatian pengunjung Mall Olympic Garden (MOG), tempat digelarnya event fashion tahunan di Kota Malang ini.

Foto : MFM. (yog)

Salah satu peserta fashion show, Notaris Hilda, SH.,MM., MKn mengatakan, dengan ikut fashion show dirinya bisa melepas penat sehari-hari setelah berkecimpung dengan pekerjaan sehari-hari.

“Saya senang bisa melepas penat sehari-hari setelah berkecimpung dengan pekerjaan sehari-hari, dan berkas -berkas yang menumpuk,” tutur istri dari Pengacara Indra Bayu ini.

Dikatakannya, dirinya ikut sekalian agar bisa refreshing karena perasaan terasa senang. “Saya ingin refreshing dengan ikut fashion show, karena perasaan terasa senang. Rasanya kayak lepas gak mikir pekerjaan atau apapun bahkan kayak merasa muda lagi,” jelas Hilda

Diungkapkannya, ia sudah ikut yang kedua kalinya. Ia menuturkan, awalnya notaris mengadakan acara gathering di Surabaya Januari kemarin diadakan lomba fashion show yang diikuti notaris seluruh Jawa Timur.

“Selanjutnya saya tertarik untuk ikut tampil. Setelah ini saya mau ikut lagi namun masih demam panggung,” urainya.

ist

Sementara itu, Designer (Perancang Busana) Ana Soedibyo menyebut bahwa dirinya menyuguhkan kreasi berkonsep prameswari tanah Jawa

“Saya terinspirasi dari permaisuri dalam bahasa sansekerta itu berarti mengagungkan pesona wanita. Menariknya, yang memperagakan baju-baju saya adalah para notaris,” tandas wanita yang juga berprofesi sebagai Notaris ini.

Dikatakannya, kali ini ada 11 notaris yang diajak ikut serta yaitu diantaranya dari Malang Raya, Banyuwangi dan Tulungagung.

“Saya bersyukur, kali ini ada 11 notaris yang ikut. Diantaranya dari Malang Raya, Banyuwangi dan Tulungagung. Meskipun sebelumnya mereka enggan ikut, namun saya dengan sabar merayu mereka dengan mengatakan mereka cantik-cantik, luwes dan anggun,” terang Ana. (Had)