Museum Angkut Gelar Virtual Trip aksi Drift “Man on Fire”

Foto: Aksi burnout mobil Chevrolet Bel Air 4638 cc tahun 1960 di Museum Angkut Batu. (nedi putra aw)

BACAMALANG.COM – Pandemi masih belum berlalu, namun pemberlakuan PSBB dan masa transisi menuju new normal dimanfaatkan sejumlah pengusaha hiburan untuk mempersiapkan pembukaan kembali. Salah satunya adalah Museum Angkut Movie Star + di Kota Wisata Batu. Museum yang termasuk Jawa Timur Park group ini menyajikan Virtual Trip bertajuk “Man on Fire”, Rabu (10/6/2020).

Acara ini cukup spesial, karena menyuguhkan special live on Instagram dengan King of Asia Drift Championship E. Amandio Daniel. Ada dua show yang disajikan di Gangster Area ini, yaitu burnout dengan mobil Chevrolet Bel Air 4638 cc tahun 1960, serta full speed dengan Chevrolet Corvette 5300 cc tahun 1963.

Burnout adalah membuat kepulan asap tebal dari ban mobil yang berjalan di tempat. Aksi ditunjukkan Glen, salah seorang operator simulator pesawat di hanggar 27 Museum Angkut. Sementara aksi full speed digeber dengan mobil yang dikemudikan Manajer Operasional Museum Angkut Movie Star +, Endang A. Shobirin.

Endang menuturkan, kegiatan ini untuk me-refresh show-show yang digelar rutin sebelum masa pandemi. “Selain itu juga memberi hiburan dengan repair dan maintenance sebagai tanggung jawab karyawan untuk tetap merawat koleksi kendaraan yang ada di tengah pandemi,” imbuhnya.

Foto: Para punggawa Museum angkut siap menghibur pengunjung kembali. (nedi putra aw)

Endang mengatakan, burnout dan full speed ini akan digelar setiap hari untuk menghibur pengunjung Museum Angkut. “Nantinya, selain bisa menonton aksi ini, pengunjung akan dipilih secara acak untuk menikmati sensasi nge-drift,” ujarnya.

Museum angkut juga bertambah koleksinya dengan dihibahkannya sebuah mobil sedan premium Lexus GS 300 dari King of Asia Drift. Menurut Endang, Virtual Trip ini sendiri juga sebagai upaya menunjukkan kepada publik kegiatan di Museum Angkut selama ini, serta meningkatkan viewer di media sosial sebagai bentuk sosialsiasi dengan penerapan social distancing.

Ia mengaku paling tidak dibutuhkan waktu 2 minggu hingga satu bulan untuk set-up, menata kembali semua properti dan mengadakan simulasi untuk menyambut masa normal nanti. “Kapan pastinya kita buka, tunggu tanggal mainnya,” pungkas Endang. (Ned/Red)