Perbaikan Jembatan Selorejo Dau Masih Proses Tender

Kondisi Jembatan Krajan yang ambruk akibat air bah beberapa waktu lalu (ist)

BACAMALANG.COM – Dinas Pekerjaan Umum atau PU Bina Marga Kabupaten Malang menyebutkan jika perbaikan jembatan Desa Selorejo, Kecamatan Dau sedang dalam proses tender.

Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Romdhoni mengatakan bahwa perbaikan atau pembangunan kembali jembatan Selorejo yang rusak akibat diterjang banjir beberapa waktu lalu itu memang masuk prioritas, disamping pembangunan jembatan Jurang Klampok di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur.

“Ini sedang tender. Anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 900 juta,” kata Romdhoni saat ditemui di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Malang, Senin (10/8/2020).

Romdhoni menjelaskan, anggaran perbaikan jembatan Selorejo itu nantinya diambil dari sisa rasionilisasi anggaran untuk penanganan Coronavirus disease 2019 atau Covid-19.

“Tidak masuk PAK (perubahan anggaran keuangan, red). Kan disana APBD (anggaran pendapatan dan belanja daerah, red). Kita kan memang ada pemotongan anggaran, kita tunggu final, baru kita tata kembali,” terangnya.

Pria yang pernah menjabat Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Malang itu menuturkan, sebenarnya pada bulan Maret lalu, desain perbaikan jembatan Selorejo sudah disiapkan. Namun, untuk eksekusi pengerjaan harus tertunda karena saat bersamaan datang pandemi Covid-19.

“Pada saat Covid, Maret, sudah di desain, anggaran sebenarnya sudah ada, tapi kemudian goyang kena Covid itu. Kita kan harus mengikuti prosedur,” Romdhoni mengakhiri. (mid/yog)