Korban Jiwa Tabrakan KA Dhoho Penataran Versus Mobil Bertambah

Proses evakuasi korban yang meninggal akibat tabrakan KA Dhoho Penataran versus mobil di Sumberpucung (ist)

BACAMALANG.COM – Korban meninggal dunia akibat tabrakan Kereta Api Dhoho Penataran versus mobil Daihatsu Xenia di perlintasan tanpa palang Dusun Kebonsari, Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung kembali bertambah.

Satu orang dinyatakan meninggal di lokasi kejadian, dua lainnya menghembuskan nafas terakhir ketika mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kanjuruhan, Kepanjen.

“Berdasarkan laporan terbaru, tiga orang meninggal. Dua orang meninggal di rumah sakit,” kata Kasubbag Humas Polres Malang, Iptu Bagus Wijanarko, Kamis (10/9/2020).

Sebelumnya, seorang perempuan langsung meninggal dunia di lokasi kejadian tabrakan antara Kereta Api Dhoho Penataran dan satu unit mobil Daihatsu Xenia di perlintasan tanpa palang Dusun Kebonsari, Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kamis (10/9/2020).

Perempuan berinisial SR (31) yang meninggal itu merupakan warga Kecamatan Kepanjen. Saat peristiwa terjadi, SR diketahui bersama enam orang lainnya di dalam mobil.

“Satu orang meninggal dunia di TKP (tempat kejadian perkara, red) dan enam lainnya luka berat,” jelas Kasubbag Humas Polres Malang, Iptu Bagus Wijanarko.

Pria yang sebelumnya menjabat Kanit Registrasi dan Identifikasi Satlantas Polres Situbondo menambahkan, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 11.49 WIB.

“Perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Bersamaan kereta api melintas dari arah Timur ke Barat, sehingga tabrakan dengan mobil Xenia tidak terhindarkan. Mobil terseret kurang lebih 200 meter,” jelas Bagus. (mid/yog)