Telaah CSR Lewat Musrenbang

Foto: Musrenbang CSR (Corporate Sosial Responsibility/Tanggungjawab sosial perusahaan) di Hotel Sahid Montana, Kamis (10/12/2020). (ist)

BACAMALANG.COM – Masa pandemi Covid-19 belum diketahui kapan berakhir. Sementara kondisi ekonomi juga tidak menentu. Kondisi ini perlu disikapi dengan semnagat untuk tetap berkarya di tengah keterbatasan.

“Selain itu perlu kerjasama antar multistakehoder, seperti akademisi, pengusaha, masyarakat dan pemerintah,” ungkap pegiat seni Isa Wahyudi, Kamis (10/12/2020).

Isa mengatakan, kerjasama ini perlu agar konsep triple bottom line untuk tanggungjawab sosial perusahaan setidaknya mampu meningkatkan keuntungan perusahaan, mampu mensejahterakan masyaraka dan memperbaiki lingkungan.

Oleh karena itu ia sangat menyambut baik Musrebang CSR (Corporate Sosial Responsibility/Tanggungjawab sosial perusahaan) yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang di Hotel Sahid Montana, Kamis (10/12/2020).

Musrenbang ini melibatkan BUMN, BUMD, BUMS baik perusahaan, perbankan, pusat perbelanjaan, Hotel Resto serta perguruan tinggi, termasuk Forum CSR Kota Malang terbentuk pada 16 November 2020 lalu.

Menurut Isa Wahyudi yang juga Wakil Ketua 1 Forum CSR Kota Malang dari unsur BUMS, merujuk Undang-Undang No 40 Tahun 2007 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan maka perusahaan wajib melaksanakan program CSR.

“Forum menyeleksi dan memverifikasi usulan musrenbang dan menawarkan kepada perusahaan mana yang cocok dengan program CSR perusahaan,” ungkap pria yang akrab disapa Ki Demang ini.

Ia menegaskan bahwa CSR itu harus punya sisi promotif bagi perusahaan, transparan, akuntabel dalam pelaksanaan.
“Serta berdampak dan berkelanjutan bagi keberlangsungan lingkungan,” imbuhnya.

Sementara Kepala Bappeda Dwi Rahayu, SH, M.Hum mengatakan, kegiatan ini bertujuam membangkitkan ekonomi lewat gagasan-gasan baru. “Namun membangun Kota Malang tidak hanya tanggung jawab Pemkot Malang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, APBD Kota Malang terbatas masih terfokus pada Covid-19, sehingga Forum CSR Kota Malang perlu mengkoordinasikan CSR dengan menyeleksi dan memverifikasi usulan program yang tertuang dalam Musrenbang. “Banyak usulan masyarakat yang kreatif dan menarik untuk ditindak lanjuti melalui CSR”, tandasnya.

Dr. Sunardi, SE, MM Wakil Ketua 2 dari unsur perguruan tinggi menyampaikan bahwa program-program yang terpilah melalui Forum CSR kota Malang lebih mengarah kepada dukungan utilitas sarana prasarana, kegiatan pemberdayaan masyarakat serta penguatan ekonomi.

“Hal ini akan disesuaikan dengan visi misi yang tertuang dalam RPJMD Kota Malang, sehingga CSR akan disesuaikan juga dengan program-program kreatif dan inovatif dari perguruan tinggi,” pungkasnya. (ned)