Bilik BEVICO-193 Banjir Pesanan, Unisma Juga Keluarkan Kebijakan Terkait Covid-19

Foto : Unisma (ist)

BACAMALANG.COM – Pandemi Covid-19 yang telah menyita perhatian dunia, termasuk Indonesia. Kontribusi nyata dalam mengurangi penyebaran wabah terus dilakukan sejumlah pihak, salah satunya adalah yang dilakukan oleh Universitas Islam Malang (Unisma) dengan memproduksi bilik antiseptik BEVICO (Berantas Virus Corona) 193.

Sejak dirilis pada Jumat (27/3/2020) lalu, BEVICO-193 yang merupakan karya dari Tim Fakultas Teknik Unisma ini pun kebanjiran pesanan. Tidak hanya pesenan dari sekitar Malang Raya, bilik dengan cairan antiseptik yang tidak berbahaya bagi kesehatan ini bahkan juga dipesan untuk dikirim ke berbagai daerah.

“Animo masyarakat untuk mendapatkan BEVICO ini besar sekali, sehingga saat ini juga masih terus di produksi. Banyak juga pesanan dari luar daerah untuk ditempatkan di masjid – masjid maupun pesantren,” kata Wakil Rektor 2 sekaligus Ketua Satgas Covid-19, H. Noor Shoodiq Askandar, SE., MM sesi konferensi pers melalui apilkasi Meeting Zoom, Sabtu (11/4/2020).

Ia menjelaskan, selain membuat bilik dengan keunggulan sensor ultrasonik dan gerak ini, pihaknya juga membagikan video tutorial dengan masyarakat juga bisa membuat bilik pembasmi virus corona tersebut dengan mudah. Untuk diketahui, biaya produksinya pembuatan BEVICO yakni sekitar Rp 2,5 juta per bilik.

“Untuk mengatasi banyaknya kebutuhan masyarakat akan bilik tersebut, kita juga berikan tuttorial agr masyarakat bisa membuat sendiri. Kalau ada kesulitan pun juga bisa konsultasi dengan kami. Selain itu, juga ada SMK – SMK di Jawa Timur yang kita bina untuk membuat BEVICO ini,” terang Gus Shoodiq, sapaan akrabnya.

Rektor Unisma, Prof Masykuri (ist)

Sementara itu, sebagai bentuk kepeduliannya dengan pandemi Covid-19 ini, Unisma juga memberikan subsidi belajar bagi seluruh mahasiswa S-1 sebesar Rp. 300 ribu. Kebijakan ini juga berlaku bagi mahasiswa tingkat akhir yang saat ini dalam tahapan skripsi.

“Teknisnya, nanti kita hitungkan pada pembayaran mereka. Bagi yang belum lunas, ada pemotongan Rp 300 ribu. Bagi yang sudah lunas, untuk pembayaran pada semester depannya yang akan kita kurangi. Ini adalah kepedulian Unisma kepada mahasiswanya, yang jumlahnya sekitar 15 ribu,” papar Rektor Unisma, Prof Dr Masykuri Bakri Msi.

Selain itu, Unisma juga mendata para mahasiswanya yang berasal dari luar daerah untuk diberikan bantuan berupa sembako. “Jadi mahasiswa dari luar Malang yang sekarang berada di Malang, akan kita berikan bantuan,” pungkasnya.

Terkait dengan pencegahan penyebaran Covid-19 ini, pihaknya juga menghimbau kepada sivitas akademika untuk tidak melakukan perjalanan keluar negeri selama diberlakukan masa Pandemi Covid-19 oleh pemerintah. Kemudian melaksanakan semua kegiatan pembelajaran secara daring/online (perkuliahan, praktikum, pembimbingan tugas akhir skripsi/tesis/disertasi, ujian PKL, ujian proposal maupun ujian tugas akhir).

Tim Satgas Cegah Covid-19 Unisma saat memberikan bantuan simbolis. (ist)

Kegiatan yang mengumpulkan orang banyak : seminar, konferensi, wisuda DITUNDA pelaksanaannya. Ijazah tetap didistribusikan sesuai jadwal wisuda 11 April 2020 sesuai ketentuan yang berlaku. Disamping itu juga memberikan perpanjangan masa studi 1 semester  bagi seluruh mahasiswa S-1, S-2 dan S-3 yang masa studinya habis pada semester Genap 2019/2020.

Membentuk TIM SATGAS CEGAH COVID-19 dengan aktifitas : Melakukan screening kepada seluruh sivitas akademika Unisma (dosen, karyawan dan mahasiswa) sebanyak  kali (23-26 Maret 2020 dan 2-5 April 2020) untuk mendeteksi adanya ODR (Orang Dalam Resiko), ODP (Orang Dalam Pengawasan). Membuat hand sanitizer (HS-193) yang dikerjakan oleh prodi Farmasi Fakultas Kedokteran Unisma. Memberikan bantuan Paket Sembako dan hand sanitizer kepada masyarakat melalui Pemkot Malang (30 Maret 2020), Pemkab Malang (31 Maret 2020) dan Ketua RW di lingkungan kampus (3 April 2020).

“Kami juga memberikan fasilitas kuota internet gratis bagi seluruh mahasiswa Unisma melalui myIM3 (Indosat) untuk mengakses kuliah online melalui daring.unisma.ac.id. Tidak itu saja, kami juga memfasilitasi pembuatan alamat email bagi seluruh mahasiswa Unisma yang terafiliasi unisma.ac.id untuk memperlancar proses pembelajaran dan penugasan akademik secara daring,” tutupnya.

Penulis : Rahmat M. Prayoga (CEO)