Penyandang Disabilitas di Kota Batu, Dapat Bantuan Ini dari Dinsos

Foto: Kabid Rehab Dinas Sosial Pemkot Batu Satriyo Wicaksono, saat menyerahkan bantuan kursi roda yang diterima langsung oleh warga disaksikan Tenaga Kesejahteraan Sosial (TKSK) dan Pekerja Sosial Masyarakat. (Eko)

BACAMALANG.COM – Dinas Sosial Pemerintah Kota Batu memberikan bantuan kursi roda kepada 40 orang penyandang disabilitas, pada Kamis (11/6/2020) di Balai Latihan Kerja (BLK) Balai Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu.

Bantuan kursi roda ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian para penyandang disabilitas dalam berkarya, beraktivitas sehari-hari dan meningkatkan pemberdayaan ekonomi.

“Pemberian bantuan kursi roda ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Momentum ini sangat relevan sebagai perwujudan Pemerintah Kota Batu dalam memenuhi hak-hak penyandang disabilitas,” kata Satriyo Wicaksono Kabid Rehab Sosial Dinas Sosial Pemerintah Kota Batu kepada awak media.

Wicaksono sapaan akrabnya mengatakan, pemberian bantuan kursi roda ini bertujuan untuk menyediakan pelayanan kesejahteraan sosial yang terbaik bagi penyandang disabilitas.

“Selain itu, juga sebagai upaya rehabilitasi sosial kepada para penyandang disabilitas sehingga mereka dapat berkehidupan di masyarakat,” ujar dia.

Di jelaskan Wicaksono, pemberian bantuan tersebut, juga sebagai upaya dari Pemerintah Kota Batu untuk mewujudkan Kota Batu sebagai kota ramah difabel.

“Ya, sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas yang selaras dengan Visi Kota Batu ‚ÄúSebagai Kota Wisata Yang Modern dan Cerdas Dilandasi Masyarakat Sejahtera dan Religius,” terangnya.

Hal ini masih kata Wicaksono, adalah merupakan wujud bentuk dari rasa kepedulian Pemerintah Kota Batu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Selain kursi roda, Dinas Sosial juga menyerahkan bantuan peralatan tongkat kaki tiga, sebagai sarana penunjang alat bantu jalan bagi tiga orang penyandang disabilitas. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi mereka,” pungkas dia. (Eko/Red)