Polres Malang Siapkan Kekuatan Tambahan untuk Pilkada 2020

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar (lima dari kiri) saat menerima Komisioner KPU Kabupaten Malang di Mapolres Malang (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Polres Malang dipastikan bakal menambah kekuatan untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Kabupaten Malang 2020 pada Desember mendatang.

Hal ini diutarakan Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar usai rapat koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kabupaten Malang, di Mapolres Malang, Kamis (11/9/2020).

Namun, Hendri belum dapat merinci lebih detail berapa jumlah kekuatan yang akan diturunkan pada Pilkada nanti.

“Pasti jumlah pengamanan kita itu menyesuaikan dengan jumlah TPS (tempat pemungutan suara, red). Ada polanya itu, nanti satu TPS, berapa Polri-nya, berapa Linmas-nya, dan berapa TNI-nya. Kalau ada jumlah TPS, pasti ada juga perubahan jumlah personil,” kata Hendri.

Seperti diketahui, tahapan Pilkada Kabupaten Malang bakal dilanjutkan kembali mulai 15 Juni. Selain itu, jumlah TPS juga mengalami perubahan. Dari yang semula 4.280 TPS, bertambah menjadi 4.969 TPS.

Lebih jauh, jika pada saat Pilkada nanti, pandemi Coronavirus disease 2019 atau Covid-19 masih belum tuntas, maka pelaksanaannya juga akan menerapkan protokol kesehatan.

Mengenai tahapan Pilkada sendiri, mulai kampanye yang berpotensi menimbulkan massa yang banyak, Hendri menyebutkan bahwa pihaknya masih menunggu aturan dari KPU Pusat.

“Nanti kita menunggu dari peraturan KPU-nya. Itu kan nanti sudah mengatur tahapan-tahapannya seperti apa. Nanti itu jadi acuan kita. Misalnya, kampanye boleh berapa orang. Kalau boleh di tempat-tempat mana saja. Kalau di luar itu dapat penindakan,” jelas mantan Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak ini.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Malang, Anis Suhartini menyampaikan jika pada rapat koordinasi dengan Polres Malang kali ini, hal utama yang ditekankan adalah masalah keamanan.

“Kami minta support, untuk pengamanan dari Polres Malang. Dan pak Kapolres menyampaikan bahwa secara prinsip, siap. Dengan tahapan yang dilanjutkan di masa pandemi Covid-19, kemungkinan kami akan ada penambahan jumlah TPS,” ucap Anis. (mid/yog)