Ranking 1, Kinerja BPF Malang Tumbuh Diatas 150 Persen di Era Transisi New Normal

Foto: Kinerja BPF Malang Tumbuh Diatas 150 persen. (ist)

BACAMALANG.COM – Berada pada masa pandemi Covid–19, tidak menyurutkan kinerja PT Bestprofit Futures (BPF) Cabang Malang hingga menduduki ranking 1 dari 10 besar di Indonesia dengan kinerja naik diatas 150 persen.

“Kami tetap mencatat kinerja positif di masa pandemi COVID-19. Total volume transaksi yang dibukukan hingga 30 April 2020 mencapai 37.494 lot, melonjak 176,73 persen dari April tahun 2019. Kami menduduki peringkat pertama dari sisi pertumbuhan tertinggi dari 10 kantor BPF di seluruh Indonesia,” tandas Pimpinan Cabang BPF Malang, Andri.

Andri menjelaskan, volume transaksi bilateral masih mendominasi dengan kenaikan 178,41 persen menjadi 32.632 lot.

Sementara volume transaksi multilateral sebesar 4.862 lot atau meningkat 165.97 persen.

Kenaikan harga emas yang stabil di pasar memicu optimisme para nasabah di perdagangan berjangka.

Hal ini diperkuat pula dengan strategi BPF Malang dalam melakukan edukasi online trading melalui video call dan aplikasi online meeting. 

Langkah yang dijalankan ini terbukti efektif menarik nasabah baru untuk bergabung. Total nasabah baru hingga April 2020 mencapai 44 nasabah 

Andri menerangkan, semenjak kehadiran virus COVID-19, telah merubah cara berkomunikasi bisnis di perusahaan pialang berjangka.

“Salah satunya, keterbatasan untuk bertemu atau kunjungan langsung ke calon investor diatasi dengan bertatap muka secara online. Langkah ini tak diduga mendatangkan banyak closing,” tandasnya.

Andri mengungkapkan, target volume transaksi BPF Malang sebesar 200 ribu lot dan nasabah baru sebanyak 360 nasabah hingga akhir tahun 2020  tidak berubah. 

Di tengah situasi pandemi seperti sekarang, peluang investasi emas menjadi sangat menarik untuk para nasabah karena sifatnya yang safe haven, artinya memiliki nilai yang stabil ditengah ketidakpastian ekonomi yang diakibatkan berbagai faktor. 

Kendati tantangan pandemi diprediksi baru berakhir di tahun depan, dan kini memasuki masa new normal, Andri berujar bahwa BPF akan tetap konsisten menjaga kualitas pelayanan transaksi dan pertumbuhan kinerja yang tetap positif. (Hum/Had)