Penyegaran dan Tingkatan Kinerja, MWC NU Turen Gelar Musran

Foto: Musran NU Turen. (ist)

BACAMALANG.COM – Nahdatul Ulama (NU) menjadi organisasi yang hingga kini menjadi penyangga keutuhan negara Republik Indonesia dengan prinsip keagamaan dan kebangsaan yang dapat diterima semua elemen.

Keberadaan ranting NU sangat berperan penting karena menjadi garda depan alias ujung tombak dalam menghadapi segala dinamika sosial kemasyarakatan.

Guna melakukan penyegaran dan meningkatan kinerja, MWC NU Turen menggelar musyawarah ranting (Musran).

” Kami melakukan penyegaran dan meningkatan kinerja. Kami menggelar musyawarah ranting (Musran),” tegas Wakil Sekretaris MWC NU Turen, Eko Harianto, Jumat (12/2/2021).

Sekilas informasi, saat ini di Kecamatan Turen ada sebanyak 23 ranting yang tersebar di 17 Desa / Kelurahan.

Ada beberapa desa yang terbagi menjadi beberapa ranting, mengingat kondisi geografis wilayah yang lumayan luas, yaitu Desa Pagedangan 3 ranting,
Desa Kedok 2 ranting, Desa Sananrejo 2 ranting, dan Desa Tawangrejeni 2 ranting.

Hingga kini total anggota berdasarkan dari KARTANU (yang sudah melaksanakan foto KARTANU tahun 2013) sejumlah 1025 orang.

Namun secara umum hampir 90 persen dari total jumlah penduduk se-Kecamatan Turen adalah warga NU dengan dibuktikan tersebarnya Kotak Koin NU ke sekitar 20 ribuan Kepala Keluarga se-Kecamatan Turen.

Solid dan Berprestasi

NU Turen sampai saat ini cukup solid dan mampu memberi banyak kemanfaatan bagi sesama.

“Jika dibilang lebih menonjol dari Kecamatan lain saya rasa tidak juga, sebab semua ada kelebihan dan kekurangannya, Kunci dari soliditas yang terjadi di internal NU adalah adanya pola kaderisasi, pola komunikasi dan integrasi program antar lembaga / banom dan saling support dengan memprioritaskan kepentingan rumah besar yang bernama Nahdlatul Ulama dari ruang ruang kamar lembaga / banom. NU adalah rumah besarnya, sedang lembaga / banom adalah yang menempati ruang-ruang didalamnya,” tukas Eko Harianto.

Suksesi dan Program Kerja

Agenda khusus yang dibahas dalam Musran secara garis besar adalah suksesi kepengurusan di tiap-tiap ranting, mengoptimalkan peran kader, dan membahas program kerja selama 5 tahun masa khidmat kepengurusan yang terbentuk untuk periode 2021 – 2025.

Selanjutnya hasil Musran akan disampaikan Ke PC NU Kabupaten Malang untuk ditindaklanjuti dengan mengesahkan Kepengurusan Ranting yang baru terbentuk.

Jadwal Musran se-Kecamatan Turen dimulai dari tanggal 10 Februari 2021 dan dijadwalkan selesai tanggal 26 Februari 2021.

Ia menuturkan, pihaknya harus turut mengawal hasil keputusan Musran yang akan menjadi agenda kerja / kegiatan setiap ranting selama 5 tahun mendatang,” urai Eko Harianto.

‘Harapan dengan dilaksanakannya musran secara serentak adalah terlaksananya prosesi / suksesi kepengurusan ranting sesuai dengan AD / ART organisasi, dan dharapkan kinerja ranting semakin baik dalam rangka menyongsong satu abad usia organisasi,” pungkas Eko Harianto (eko/had)