Monev Stakeholder TNBTS, Hasilkan Sejumlah Poin Penting

Foto: TNBTS Lakukan Monev. (ist)

BACAMALANG.COM – Menghadapi reaktivasi destinasi wisata di tengah pandemi yang belum surut, stakeholder TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru) mengadakan monitoring dan evaluasi (Monev).

Dalam Monev yang digelar di Hotel Bromo Permai Probolinggo pada Jumat (11/9/2020) kemarin, dihadiri 30 orang peserta dari berbagai pihak, meliputi perwakilan 3 Kabupaten yaitu Malang, Pasuruan dan Probolinggo (perwakilan Kecamatan, Polsek, Koramil, Dinas Kesehatan, BPBD, PHRI, Paguyuban Jeep, Kuda dan mitra lainya).

Berikut hasil monev yang telah menjadi kesepakatan bersama:

Pertama, prokes (protokol kesehatan dan SOP yang sudah ada harus tetap diterapkan. Seperti penggunaan masker, desinfektasi, physical distancing, surat keterangan sehat, booking online dan lainnya.

Kedua, batasan umur pengunjung yaitu minimal usia 10 tahun dan usia maksimal 60 tahun.

Ketiga penambahan jumlah kuota kunjungan menjadi +- 40 % dengan rincian : Penanjakan 250 orang dari sebelumnya 178 orang; Bukit Kedaluh 129 orang dari sebelumnya 86 orang; Bukit Cinta 42 orang dari sebelumnya 28 orang; Mentigen 150 orang dari sebelumnya 100 orang; Savana/teletubies 694 orang dari sebelumnya 347 orang Jumlah total kunjungan menjadi 1.265 orang per hari dari sebelumnya 739 orang per hari.

Keempat, semua pihak bersepakat menjalin sinergi dan meningkatkan koordinasi dalam mengawal reaktivasi wisata Bromo TNBTS. Rencana kuota kunjungan pada tahap 2 menjadi +- 40% sesuai dengan kesepakatan para pihak terhitung Senin 14 September 2020. (*/had)