LaDub Inginkan Pengembangan Seni-Budaya di Kabupaten Malang

Foto: Cabup Malang, Lathifah Shohib saat berkunjung ke rumah seni budaya Singhasari. (ist)

BACAMALANG.COM – Kabupaten Maang mempunyai banyak potensi seni-budaya dan pariwisata. Hal ini menarik perhatian pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib – Didik Budi Muljono (Ladub).

“Sedari awal Paslon Ladub ingin mengembangan pariwisata berbasis seni dan budaya. Di Kabupaten Malang ada banyak seni dan budaya, namun mengemas kedua hal tersebut dalam wisata masih belum maksimal,” kata Latifah.

Blue Print Pengembangan Seni-Budaya

Seperti diketahui, perhatian terhadap seni dan kebudayaan ditunjukkan Ladub. Hal itu tercermin saat berkunjung ke Rumah Seni Budaya Singhasari di Singosari. Bu Nyai, sapaan akrabnya, melihat langsung geliat seni gamelan asli Malang yang selama ini jarang diperhatikan pemerintah.

Menurut Bu Nyai, seni gamelan Malang memiliki potensi untuk ditampilkan dalam even nasional bahkan internasional. Peran pemerintah, harus ada dalam menggeliatkan seni tersebut.

Bahkan, saat melakukan kunjungan tersebut Bu Nyai diperlihatkan Gamelan Asli Malang yang berusia 130 tahun oleh pimpinan seni gamelan, Radha Krisna Devi.

“Bahkan Kita punya benda yang memiliki nilai historis, gamelan berusia 130 tahun, kekayaan seni budaya inilah yang akan kita eksplorasi ke depan,” ujarnya.

Cucu Pendiri NU itu menambahkan perlu upaya serius untuk memperhatikan nasib para seniman dan budayawan di Kabupaten Malang. Paslon Ladub berkomitmen akan mengajak seluruh elemen Seniman dan budayawan untuk membuat roadmap bersama dalam mengembangkan sektor seni dan budaya.

“Dengan begitu Seniman dan budayawan bisa menyalurkan visi dan misi mereka dalam membangun dan mengembangkan seni dan budaya di Kabupaten Malang,” terang Latifah mengakhiri. (*/had)