Malang Fun Run 2 Siap Digelar April Mendatang

Foto : Launching event Malang Fun Run 2. (yog)

BACAMALANG.COM – Komunitas Lari Malang Raya (Kolamara), siap menggelar Malang Fun Run 2. Event lari marathon berkonsep mengenalkan keindahan Kota Malang ini, akan digelar pada tanggal 12 April 2020.

Rute yang akan dilalui lari marathon sejauh 5 kilometer ini dimulai dari Balai Kota Malang–Jl Kertanegara (Stasiun Kotabaru)–jembatan Brantas (melewati Kampung Warna-Warni Jodipan)–Jl Aris Munandar–Jl Merdeka Timur–Merdeka Selatan–Merdeka Barat-Jl Basuki Rahmat–Jl Semeru–masuk Stadion Gajayana–Jl Semeru–Jl Kahuripan–kembali ke kawasan Tugu Kota Malang (Balai Kota Malang).

Ketua Komunitas Lari Malang Raya (Kolamara), Donny Setiawan mengatakan, rute yang dilalui tersebut tak jauh berbeda dibanding gelaran serupa yang suskses digelar tahun lalu. “Tahun ini yang menarik adalah peserta diharuskan keliling dulu di dalam stadion baru kemudian melanjutkan lari ke garis finish. Ini juga yang berbeda dengan (event lari) daerah lainnya,” kata Donny, Kamis (12/3/2020).

Bagi peserta yang akan berpartisipasi, pihaknya terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kesehatan untuk pengecekan suhu dan cek fisik. Hal ini untuk menghindari hal – hal yang tidak diinginkan. “Kalau kondisi suhu tubuh peserta panas, maka tidak kami berangkatkan,” terangnya.

Untuk Malang Fun Run 2 ini, pihaknya menargetkan terjaring 1.400 peserta. Angka itu diyakini bisa tembus mengingat junlah peserta Malang Fun Run pertama juga membeludak. “Pendaftar saat ini sudah mencapai 300 orang. Pendaftaran bisa melalui JomRun sebesar Rp35 ribu,” jelasnya.

Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson sebagai pembina Kolamara menambahkan, kegiatan positif ini harus diapresiasi agar nantinya dapat dilaksanakan terus-menerus. “Selain mengupayakan hidup sehat bagi masyarakat, event ini bisa menggairahkan industri ekonomi dan wisata di Kota Malang,” paparnya.

Sementara itu, Pemkot Malang melalui Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni menyebut jika event ini menjadi salah satu upaya menciptakan sport tourism. “Event apapun yang diadakan tentu harus memberi efek pada bidang lainnya. Apalagi peserta yang mengikuti bisa melewati setiap area wisata yang ada hingga potensi ekonomi yang dimiliki Kota Malang,” pungkasnya. (yog)