Diduga Ikut Vandalisme, 10 Anak Punk Diamankan Polres Malang

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar saat meminta keterangan kepada 10 anak punk yang diamankan (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Polres Malang mengamankan 10 anak punk yang diduga terlibat dalam aksi vandalisme bernada makar di Underpass Karanglo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar mengatakan bahwa kesepuluh anak punk tersebut diamankan saat sedang nongkrong di area Pasar Lawang, pada Minggu (12/4/2020).

“Kami tangkap kemarin, karena selain diduga melakukan vandalisme, juga karena mereka ini meresahkan, sering memalak masyarakat,” kata Hendri, dalam rilis di Mapolres Malang, Senin (13/4/2020).

Hendri menambahkan, tulisan bernada makar tersebut seperti diantaranya ‘Rakyat Tidak Butuh Negara’, ‘Bubarkan Negara’, serta U+24B6 (salah satu simbol Anarkisme). Kemudian juga ada simbol A yang diartikan sebagai Anarkisme ataupun Anarko.

Tulisan bernada makar yang ada di Underpass Karanglo (ist)

“Apakah ini ada kaitannya dengan Anarko? Kami akan masih selidiki apakah ada salah satu dari mereka yang berkaitan dengan Anarko dan mereka saat ini jadi saksi,” terangnya.

Hingga saat ini, kata Hendri, kesepuluh anak punk itu masih berstatus sebagai saksi. Mereka bakal dimintai keterangan lebih lanjut perihal aksi vandalisme tersebut.

“Mereka disangka dengan pasal 160 KUHP tentang penghasutan. Dan mereka terancam hukuman kurungan 6 tahun penjara, jika terbukti bersalah,” pungkas Hendri. (mid/yog)