Kunjungan Perdana di Kampung WNS Go Green, Ini Kata Bambang Irianto

Foto: Pengunjung berfoto dengan Bambang Irianto. (nedi putra aw)

BACAMALANG.COM – Target utama belajar lingkungan hidup adalah perubahan mindset para pelakunya. Hal inilah yang diungkapkan Ir. H. Bambang Irianto, saat menerima kunjungan Pemuda dan Pemudi dari Desa Sukolelo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, di Rumah Prestasi Glintung GoGreen, Minggu (12/7/2020).

“Perubahan tersebut tentunya memerlukan waktu yang tidak bisa dilakukan secara instan,” terangnya.

Bambang mengatakan, salah satu caranya adalah harus mengetahui karakter kampung atau daerahnya sendiri. “Karakter itu yang akan menentukan brandingnya,” tegas peraih penghargaan Kalpataru ini.

Bambang menguraikan, branding itu harus unik, khas dan tidak ikut-ikutan. “Tapi jangan lupa, bahwa kampung atau desa itu tetap harus dibranding sebagai milik bersama,” imbuhnya.

Kunjungan tamu di WNS Go Green yang terkenal dengan ikon utama urban farming ini terbilang cukup istimewa, karena perdana setelah masa pandemi. “Apalagi yang datang adalah generasi muda, yang potensial dari segi pikiran dan tenaga,” tambahnya.

Foto: Pengunjung dari Desa Sukolelo saat meninjau urban farming di Kampung WNS Go Green.(nedi putra aw)

Bambang menegaskan, pihaknya menerapkan protokol kesehatan ketat bagi pengunjung.
“Kami juga menggunakan sistem yang berkelanjutan, karena belajar tentang lingkungan hidup tidak bisa hanya meninjau dengan satu kali kunjungan saja. “Kunjungan ini akan dilanjutkan dg tahap pendampingan di Sukolelo, Prigen, Pasuruan,” tandasnya.

Sementara M Nur Maidin , Kepala Desa yang mendampingi warganya berkunjung tersebut mengaku sangat senang bisa datang dan melihat urban farming di Kampung WNS Go Green ini.

“Saya kagum melihat warga di Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, yang termasuk wilayah perkotaan ini dapat memanfaatkan lahan sempit menjadi kebun,” ujarnya.

Maidin mengatakan, sebenarnya lahan di desanya sudah dimanfaatkan, namun masih terbatas pada empon-empon saja. “Bagaimana di kampung ini lahan yang ada bisa ditanami berbagai macam sayur dan buah-buahan, itulah yang perlu kami pelajari,” pungkasnya. (Ned)