Syekh Ali Jaber Wafat, Founder FSI Terkesan Pernah Didoakan

Foto: Kenangan manis, Syekh bertemu Tika dan mendoakan FSI. (ist)

BACAMALANG.COM – Founder Food Sharing Indonesia (FSI) (Gerakan berbagi kepada sesama Indonesia) turut mendoakan atas mangkatnya Syekh Ali Jaber (SAJ) dan menyatakan terkesan di semasa hidupnya, sempat mendoakan FSI sukses menjadi sarana syiar berbagi kepada sesama.

“Syekh Ali Jaber meninggal di hari baik Kamis. Semoga khusnul khatimah. Saya terkesan teringat beliau pernah mendoakan FSI sukses jadi sarana syiar berbagi kepada sesama,” tutur Founder FSI Diah Ayu Antika Hapsari, Kamis (14/1/2021).

Perempuan yang akrab dipanggil Tika ini menuturkan, SAJ adalah salah satu ulama luar biasa karena santun. Ia menceritakan, FSI pernah mempunyai kenangan khusus, saat SAJ safari dakwah ke Malang Raya FSI ikut mensupport.

Saat itu FSI joint dengan salah satu komunitas dakwah dan pihaknya mensupport membagikan makanan ribuan kotak di beberapa titik.

Sehingga pada suatu waktu, saat usai memberikan ceramah di Masjid Al Ikhlas di Jalan Raya Langsep Kota Malang bakda Subuh, ia berkesempatan bersilaturahim dengan SAJ.

“Alhamdulillah, Kami punya kesempatan untuk ketemu dan ngobrol. Meski cuma sebentar, namun membekas di hati. Pertemuan sangat mengesankan karena beliau santun,” tukas Tika.

Tika mengungkapkan, meski FSI masih seumur jagung SAJ mau mendoakan. “Meski FSI masih seumur jagung, Syekh mau mendoakan. Karena jika dibanding dengan Syekh, yayasan beliau sudah seattle,” papar Tika.

Menariknya, kata Tika, saat dirinya malu dan segan saat berhadapan, SAJ melambaikan tangan dan memanggilnya mendekat. “Beliau memanggil saat saya malu-malu bertemu. Beliau melambaikan tangan, bahkan minta orang yang ada disitu mengabadikan momen tersebut,” urai Tika.

Idola Para Jurnalis

Tika menceritakan ia mendapat kabar SAJ wafat Kamis (14/1/2021) pukul 10.00 WIB. “Sekitar pukul 10 tadi, ada whatsApp dari teman saya dari media internasional. Cin, Syekh Ali wafat. Saya kaget karena sebelumnya dikabarkan sudah membaik. Saya cari-cari info berita tersebut di media online juga belum ada. Setelah itu saya dapat banyak japri whatsApp kabar duka SAJ berpulang,” tukas Tika.

Kata Tika, di kalangan teman jurnalis SAJ dikenal sangat ramah dan menjadi idola jurnalis se-Indonesia, karena santun. “Ketika kunjungan ke Malang, satu per satu pertanyaan jurnalis dijawab,” terang Tika.

Atas berpulangnya SAJ, Tika mendoakan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. “Doa terbaik untuk beliau. InshaAllah pertanda baik karena diwafatkan di Hari Kamis, hari diangkatnya catatan amal manusia dan FSI ikut mendoakan semoga mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tegas Tika menutup wawancara. (had)