Saat Pensiun, Staf Korwil Kalipare Ini Ajak Buka Usaha Petik Buah

Foto : Staf Korwil Kalipare, Suyoto. (ist)

BACAMALANG.COM – Inilah Suyoto. Pria yang berprofesi sebagai Staf Kordinator Wilayah Kalipare ini, mengajak rekan – rekanya yang menjelang pensiun untuk berkarya melalui usaha pertanian yakni wisata petik buah di Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. 

Menurut dia, jika ada waktu luang, rekan – rekan pendidik sebaiknya memanfaatkan dengan se- baik – baiknya sebelum massa pensiun tiba. 

“Kalau ada lahan yang  kosong walau hanya sejengkal, terang dia, bisa dimanfaatkan untuk tanaman buah dalam pot (tabulapot) atau sayuran hidroponik atau dimanfaatkan budidaya Bunga Aglonema. Itu harganya bisa mencapai jutaan rupiah,” kata Suyoto.

Atau kalau ada lahan yang luas, lanjut dia, bisa dibuat wisata kebun buah durian atau tanam buah alpukat yang hasilnya menggiurkan dan bisa untuk persiapan pensiun.

“Insya Allah saya pensiun 01 Oktober 2020, sudah saya siapkan  massa pensiun untuk fokus pertanian seperti tanaman alpukat , durian sebagian sudah  ada yg berbuah,” ujarnya .

Untuk budidaya Bunga Aglonema, saat ini ia sudah memulai tapi. Meskipun belum begitu banya, sudah ada saja datang  membelinya serta teman – teman melalui event reuni di rumahnya di Donomulyo.

Foto : Bertani untuk pensiun. (ist)

Menjelang massa pensiun nanti, dirinya juga akan bercocok tanam dengan arah ke wisata petik buah dengan harapan mendorong perekonomian desanya dan khususnya Kecamatan Donomulyo  

“Saya nanti kesana pak pelan – pelan ke sana ke arah wisata petik buah ,ini masih saya  tata pak. Program saya kearah sana,” pungkasnya.

Sementara itu, Dr. Ive Emaliana, M.Pd, Dosen Pendidikan Bahasa Inggris di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya Malang menambahkan , bahwa mempersiapkan diri menghadapi masa pensiun adalah sikap yang bagus karena orang tersebut adalah orang yang well-organized atau tertata.

Menjadi Petani dengan asumsi memiliki sawah atau kebun merupakan langkah yang luar biasa, karena para pensiunan tersebut berusaha  menggunakan pikiran dan tenaganya untuk menghabiskan masa-masa di mana beliau ini tidak bekerja di bidang formal. 

Petani erat kaitannya dengan alam, sehingga diharapkan beliau yang pensiun ini mendapatkan damai dengan merawat alam. Bisa juga ini merupakan lahan bisnis baru, yang menstimulasi seseorang untuk berkarya, diharapkan tidak hanya perpedoman pada keuntungan secara ekonomis, hendaknya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitarnya. 

Perempuan sebagai Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris juga menjelaskan, bahwa bertani di massa pensiun adalah pensiunan yang menjadi petani berarti menerapkan life long learning atau pembelajaran sepanjang hayat, karena beliau ini tidak akan berhenti belajar untuk menganalisa kebutuhan atau mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi saat bertani. (yon)