Pertanyakan Bantuan Covid-19 di Kota Batu, Pria Ini Kecewa dengan Balasan Amplop

Foto : Suwito SH (kiri) bersama kliennya. (yog)

BACAMALANG.COM – Habib Abu Bakar Ahmad Salem (55) warga Jalan Anjasmoro, Sisir, Kota Batu kecewa dengan Pemerintah Kota Batu. Hal ini buntut dari pertanyaannya terkait bantuan bagi warga terdampak Covid-19.

“Klien kami sangat kecewa dengan Pemerintah Kota Batu yang menjawab surat tertanggal 30 April 2020 dengan sebuah amplop,” ungkap Suwito SH, yang ditunjuk sebagai kuasa hukum.

Surat dari klien itu, kata Suwito, bertindak untuk dan atasnama LMRI (Lembaga Missi Reclassiring Indonesia). “Sebagai masyarakat Kota Batu, klien kami menanyakan tentang bantuan dari yang tak kunjung datang,” terangnya.

Seperti diketahui, terang pengacara asli Kota Batu ini, dampak dari covid-19 ini memang telah membunuh nadi perekonomian masyarakat di Kota Batu tanpa tebang pilih.

Dari pertanyaan yang dilayangkan kepada Pemerintah Kota Batu, kliennya bukannya mendapatkan jawaban tertulis. Akan tetapi sebuah amplop bertinta emas bertuliskan Dewanti Rumpoko alamat Jl. Panglima Sudirman 507 Kota Batu, kata wito.

Amplop itu, lanjut Suwito, oleh kliennya tidak dibuka isinya. Namun diduga kuat, amplop itu berisi sejumlah uang karena ajudan Walikota sempat menyampaikan jika ada titipan uang.

Dari situlah, kliennya merasa kecewa dan tersinggung. Bahkan menganggap amplop yang diberikan itu sebagai upaya untuk membungkam mulut kliennya dan bisa jadi sebagai upaya penyuapan.

“Sebelum memberikan kuasa kepada kami, dia telah mengadu secara lisan kepada Kejaksaan Negeri Kota Batu terkait amplop yang diberikan sebagai bukti upaya suap,” pungkasnya.

Wito menambahkan, jika pengaduan lisan tersebut diabaikan, pihaknya akan segera membuat kronologis dari awal sampai amplop itu diterima sesuai arahan dari pihak kejaksaan. (hum/yog)