dr Umar Tanggapi Enteng Berita Rekomendasi DPP PKB

dr Umar Usman MM. (ist)


BACAMALANG.COM – Meski tersirat kabar rekomendasi DPP PKB akan diberikan kepada bakal pasangan calon Latifah-Didik, tapi menanggapi hal tersebut bakal calon Bupati Malang dr Umar Usman MM merespon enteng dan tenang.

Hal itu setidaknya terungkap saat dr Umar Usman MM memberikan respon dan komentar sehubungan dengan hal tersebut Jumat (14/8/2020).

Ia mengatakan, jika pihaknya mendapat banyak informasi jika berita rekomendasi DPP PKB turun kepada Latifah-Didik masih belum resmi.

“Jadi kita mendapat banyak info jika hal itu belum resmi. Jadi Kita menunggu rekom resmi,” tandas dr Umar Usman MM.

Pria yang juga Direktur Utama RSUD Kota Malang ini menuturkan, jika pihaknya berterima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan sokongan selama ini.

“Terima kasih doa dan dukungan selama ini. Jadi mohon doanya agar rekom yang resmi itupun bisa kepada Kami,” papar pria yang juga Ketua PC NU Kabupaten Malang ini.

Seperti diketahui, Kamis (13/8/2020) telah muncul berita tentang rekomendasi DPP PKB yang turun kepada Bapaslon Latifah-Didik untuk meramaikan bursa Pilbup Malang.

Berdasarkan penelusuran ada beberapa media yang memberitakan akan hal tersebut.

Sontak, munculnya berita tersebut telah banyak mempengaruhi dan membuat “galau” politik simpatisan dan pendukung dr Umar Usman MM di Kabupaten Malang.

Tidak hanya pengurus inti Banom NU, pengurus inti PKB Kabupaten Malang, anggota aktif dan mantan DPRD Kabupaten dan Provinsi, ulama sepuh NU, serta ribuan loyalis dr Umar ikut merasa “berkecil hati” karena jagonya tidak mendapatkan rekom.

Beberapa narasumber yang mengira rekomendasi sudah turun ke pihak selain dr Umar yang dihubungi lewat WhatsApp, mengungkapkan kekecewaan perasaannya dengan menampilkan emoticon simbol orang menangis dan kata-kata kekecewaan.

Akhirnya muncul tanda tanya besar terkait munculnya berita tersebut di sejumlah media massa.

Hal ini karena kemunculan berita tersebut spontan memantik timbulnya berbagai opini, spekulasi dan ragam penafsiran, seiring semakin dekatnya jadwal pendaftaran calon bupati.

Sementara itu beberapa sumber anggota legislatif dari PKB mengatakan jika dirinya masih belum tahu bukti surat rekomendasinya.

“Sampai sekarang saya masih belum tahu bukti surat rekomnya. Karena biasanya jika ada surat yang turun langsung disebar secara transparan dan terbuka fotonya di grup WhatsApp,” tutur sumber yang tidak bersedia namanya disebutkan.

Sehubungan dengan hal ini, saat ditanya bagaimana komentar terkait rekomendasi untuk dr Umar, Ketua PW NU Jawa Timur KH. Marzuki Mustamar cuma berkomentar sederhana dan singkat.

“Ya doakan saja,” terang KH Marzuki Mustamar usai acara tahlil rutin di Ponpes Sabillur Rosyad Gasek Sukun Kota Malang. (had/zuk).