Oknum Aremania Berbuat Kriminal, Ini Ungkapan Kecewa Panpel Arema FC

Para oknum Aremania yang diamankan di Mapolres Malang (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Ketua Panitia Pelaksana Arema FC, Abdul Harris sangat menyayangkan ada oknum yang mengaku sebagai Aremania tapi berbuat tindak kriminal.

Hal ini diungkapkan Harris saat mengikuti press rilis kasus penganiyaan sekaligus perampasan yang dilakukan oknum Aremania di Mapolres Malang, Jumat (14/8/2020).

“Selama ini kita bekerjasama baik dengan Polres Malang. Kita menyesal atas kejadian ini, ada yang mengatasnamakan Aremania untuk berbuat seperti ini,” ucap Harris.

Pria yang juga menjabat Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malang ini juga mengimbau kepada Aremania untuk selalu menjaga nama baik Bhumi Arema.

“Saya imbau kepada rekan-rekan semua, Aremania adalah suporter terbaik. Sekali lagi jangan sampai tercoreng, merusak marwah Aremania dengan tindakan tidak terpuji,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Polres Malang meringkus oknum Aremania yang melakukan tindak pidana penganiayaan sekaligus perampasan di daerah Karanglo, Kecamatan Singosari, belum lama ini.

Ada 8 orang tersangka yang diamankan. Mereka diantaranya adalah M Fahmi Nur Ulum (18) warga Lowokwaru, Kota Malang; Ozy Ardianto (25) warga Sukun, Kota Malang; Eko Hardianto (26) warga Klojen, Kota Malang; M Mathori (24) warga Lowokwaru, Kota Malang; Novan alias Kopet (23) warga Klojen, Kota Malang; Dani Yoga alias Ambon (21) warga Lowokwaru, Kota Malang; Rizaldi (25) warga Kedungkandang dan M Fitra (19) warga Kedungkandang, Kota Malang.

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar mengatakan jika kejadian itu bermula pada Jumat (7/8/2020). Saat itu ada dua orang yang berasal dari Surabaya hendak liburan ke Kota Batu. (mid/yog)