Pemkab Malang Nilai DBHCHT Bawa Manfaat Besar

Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat saat memberikan sambutan dalam Sosialisasi Ketentuan Di Bidang Cukai di Hotel Olino Garden (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Pemerintah Kabupaten Malang menilai Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau atau DBHCHT memiliki manfaat yang sangat besar bagi pembangunan wilayah.

Bupati Malang, HM Sanusi melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat mengatakan, agar DBHCHT yang diperoleh daerah bertambah besar maka harus dibarengi dengan pemberantasan cukai ilegal.

“Perlu keterlibatan semua pihak untuk memberantas cukai ilegal. Untuk meminimalisir peredaran cukai ilegal, Pemkab Malang memiliki komitmen dengan jargon Gempur Rokok Ilegal,” kata Wahyu, dalam Sosialisasi Ketentuan di Bidang Cukai yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika di Hotel Olino Garden Kota Malang, Senin (12/9/2020).

Wahyu menambahkan, semakin suskes pemerintah daerah memberantas peredaran cukai ilegal di wilayahnya, maka DBHCHT yang didapat juga semakin besar.

“Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau dari pusat ke daerah, baik Pemprov ataupun Pemkab, dengan prosentase yang telah ditentukan sesuai peraturan Menteri Keuangan,” terangnya.

Menurut Wahyu, peredaran cukai ilegal sangat merugikan negara. Maka dari itu, perlu sinergitas semua pihak untuk memberantas cukai ilegal.

“Kita sepakat cukai ilegal merugikan negara,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Kantor Bea Cukai Malang, Latif Helmi menyatakan, keberhasilan pemerintah daerah untuk memberantas peredaran cukai ilegal akan membawa banyak dampak.

“Kita bisa mengamankan pendapatan negara. Industri (rokok, red) kecil yang tertib bisa terlindungi, kalau yang besar kan segmennya sudah jelas,” ucap Latif. (mid/yog)