Mantan Anggota DPRD Kota Malang Meninggal di Tahanan

Foto: Indra Tjahjono. (ist)

BACAMALANG.COM – Diduga karena sakit, Mantan Anggota DPRD Kota Malang, Indra Tjahjono meninggal dunia di dalam Lapas Lowokwaru, Jumat (15/1/2021). “Oh nggih, meninggal karena sakit. Meninggalnya tadi pagi, kurang lebih pukul 04.30 WIB,” tegas Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Malang, Anak Agung Gede Krisna.

Ia menjelaskan sakitnya mendiang memang banyak penyakit bawaannya. “Ada jantung, ada kencing manis, terus ada ginjal, dan dirawat rutin oleh pihak poliklinik lapas,” terangnya.

Ia mengatakan, dua hari yang lalu terakhir kali Indra menjalani pemeriksaan kesehatan dan diberikan obat. “Tadi pagi menurut informasi dari teman-teman sekamarnya yang bersangkutan masih kencing, terus tidur lagi. Nah pas sholat Subuh, temannya kan sholat. Karena memang kemarin ada keluhan sakit, yang bersangkutan gak dibangunin tetap tidur,” urainya.

Ia menjelaskan, setelah shalat Subuh, dilihat sudah meninggal. “Habis sholat Subuh baru dilihat, kok sudah meninggal. Biasanya dia ikut bangun untuk minum,” tuturnya.

Ia menceritakan, Tim dokter memeriksa, diperkirakan meninggalnya karena sakit. Mendiang dipastikan tidak terinfeksi Covid 19. “Tidak ada. Teman- teman melakukan tracing tidak ada indikasi Covid,” imbuhnya.

Jenazah mendiang sudah diserahkan pihak keluarga. “Kami sudah serahkan ke pihak keluarga. “Kakaknya beliau kan kebetulan dokter, dan istrinya dokter gigi juga beliau. Sudah diskusi dengan tim dokter Kita, terkait sakitnya beliau sampai dengan tadi pagi. Sudah diberikan informasi, pihak keluarga menerima, dan minta untuk segera dibawa pulang untuk segera disemayamkan. Sekitar 07.30 WIB diserahkan ke keluarga,” paparnya.

Mendiang dikenal baik. “Beliau komunikatif. Sering komunikasi dengan saya. Yang bersangkutan sering ngobrol lah ya. Kalau pas Kami kontrol ketemu, kadang menyampaikan inspirasi dari teman-tenan yang lain. Saya termasuk yang kaget. Yang sering ngobrol saya kontrol ke dalam kan ngobrol. Dan gak pernah cerita sakitnya kepada saya. Tapi beliau obatnya banyak yang diminum. Karena ada komplikasi, dan keluarga juga menyadari itu,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Indra Tjahyono merupakan satu dari 22 anggota DPRD Kota Malang periode 2014-2019 yang tersandung kasus korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi saat itu menetapkan puluhan orang anggota DPRD Kota Malang periode 2014-2019 sebagai tersangka dalam kasus tipikor suap pembahasan APBD-Perubahan tahun anggaran 2015. Dia meninggal dengan status masih ditahan di Lapas Kelas 1 Malang atau Lapas Lowokwaru gara-gara kasus tersebut. (yga/had)